KLIKJATIM.Com | Surabaya - Tingginya kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) yang terjadi di Jawa Timur mendapat respon dari kalangan DPRD. Secepatnya Dinas Kesehatan (dinkes) Jatim bersama Dinkes Kota dan Kabupaten masing-masing diminta agar turun ke masyarakat.
"Kami ingatkan Dinkes Jatim untuk menurunkan timnya bersama kabupaten dan kota di Jatim untuk waspada DBD. Ini penyakit timbul karena nyamuk sebagai curah hujan yang ekstrem di Jatim,” tutur Ketua Komisi E DPRD Jatim, Wara Sundari Reny Pramana saat dikonfirmasi di Surabaya, Minggu (1/3/2020).
[irp]
Dia menegaskan, Dinkes Jatim harus benar-benar waspada terhadap penyebaran dari serangan nyamuk aedes aegypti dan aedes albopictus. Karena sesuai data yang diterima pada awal tahun 2020 ini sudah tujuh orang meninggal.
Kemudian penyemprotan atau fogging juga harus lebih digiatkan lagi. Tujuannya untuk mencegah sebaran nyamuk demam berdarah.
[irp]
Selanjutnya, politisi PDIP ini juga mengimbau masyarakat untuk gotong royong membersihkan saluran-saluran yang tersumbat. Pasalnya saluran dan genangan di selokan bisa menjadi sarang nyamuk.
“Dua nyamuk ini sangat senang hidup di wilayah tropis dan subtropis,” jelas mantan ketua DPRD Kediri ini. (tryk/roh)
Editor : Redaksi