klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Puluhan Anak Punk di Ponorogo Terjaring Razia Lalu Terima Siraman Rohani

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy

KLIKJATIM. Com | Ponorogo - Sebanyak 10 anak punk digelandang ke Mapolres Ponorogo, Minggu (19/12/2021). Mereka terjaring razia yang dilakukan oleh Sat Samapta Polres Ponorogo. 

"Kami jaringan di dua lokasi. Di perempatan Lampu merah Jenes dan perempatan Lampu Merah Dengok Ponorogo," ujar Kasat Samapta Polres Ponorogo, AKP Edy Suyono. 

Dia menjelaskan dari 10 anak punk itu, 8 adalah  berjenis kelamin laki-laki. 2 sisanya  berjenis kelamin perempuan.

Identitas sepuluh anak Punk yaitu Revan Aldian (30 th) alamat Paron, Ngawi, Defa  Abiwahyu (16 th) alamat Gendingan, Madiun, Anton Romadhon (18 th) alamat Sambiunggul Kediri, Farid Kandung Saputro ( 20 th) alamat Pakel, Tulungagung, Diky Firmansyah (16 th) alamat Karas, Diwek Jombang, Muhammad Yusam (18 th) alamat : Dolopo Madiun, Amir Ficky (29 th) alamat Tasikmadu, Karanganyar, Styo Nur Wahyudi (28 th) alamat  Kebonsari Madiun, Lian Aprilia (16 th) (perempuan ) alamat Mojoroto Kediri dan Daniela (17th) (perempuan) alamat  Campurdarat Tulungagung. 

Ada yang menarik, anak punk tersebut tidak sekedar dibersihkan, dicukur rambutnya. Namun juga dikirim ke Masjid Baitul Abdillah Dusun Gading Desa Campur Sari Kecamatan Sambit. 

"Kami berikan siraman rohani. Ya istilahnya mondok singkat. Agar mereka tidak menjadi anak punk, " terangnya 

Sementara,dirapikan rambutnya ini dimaksudkan untuk menghilangkan karakter anak Punknya yang kemudian kami berikan pengarahan agar tidak mengulangi perbuatannya,” ungkapnya     

Edy mengaku bahwa razia dulakukan saat  mendapatkan  informasi dari masyarakat adanya segerombolan anak punk yang ngamen serta meminta minta uang kepada penguna jalan di perempatan Lampu merah Jenes dan perempatan Lampu Merah Dengok Ponorogo. 

“Menindak lanjuti laporan tersebut petugas Tipiring Sat Samapta Polres Ponorogo menuju Lokasi dan mengamankan sepuluh anak Punk tersebut untuk dibawa ke Mapolres Ponorogo untuk dilakukan Pendataan identitas,” pungkasnya.  (rtn)

Editor :