KLIKJATIM.Com | Madiun - Pemprov Jatim langsung bergerak cepat menyalurkan bantuan kepada warga Madiun yang terdampak bencana angin puting beliung pada Rabu (15/12/2021) kemarin.
[irp]Plh Sekdaprov Jatim Heru Tjahjono mengatakan, bantuan yang diberikan merupakan bantuan dari Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa bagi warga terdampak.
"Hari ini kami ke sini, ditemani ada Pak Sekda dan Kepala Dinas PU Madiun, kami bersama-sama Kepala Dinas PU Cipta Karya Provinsi untuk cek bersama BPBD berapa rumah yang terdampak puting beliung," kata Heru saat meninjau lokasi terdampak di Desa Sidomulyo, Wonoasri, Kabupaten Madiun, Kamis (16/12/2021).
Diketahui, bantuan yang diberikan berupa 60 paket lauk pauk, 60 paket tambahan gizi, 40 pcs selimut, 20 paket famili kit, 20 paket kids ware, 1 ton beras, 30 lembar terpal, 50 dus mie instan, 30 dus air mineral, 50 paket sandang, 10 paket kebersihan, dan 200 paket sembako.
"Kami tadi bawa bantuan yang bantuan tersebut dari bu gubernur salah satunya sembako dan kebutuhan harian yang akan diserahkan oleh bu gubernur besok," paparnya.
Sejauh ini, kata Heru, upaya yang dilakukan Pemprov Jatim selain menyalurkan bantuan adalah dengan mengirim agen bencana Prov. Jatim dan bersama TRC PB BPBD Kab. Madiun meninjau lokasi kejadian dan melakukan assessment.
"515 rumah dari empat kecamatan, inilah yang nanti akan kami laporkan pada ibu gubernur, bahwa rumah rumah yang rusak, atapnya itu ada yang hilang, ada beberapa warung yang rusak, nanti itu akan kita sampaikan pada bu gubernur," imbuhnya.
Rencananya, Khofifah, Jumat (17/12) besok juga akan hadir di Kab. Madiun untuk menyapa dan memberikan bantuan kepada warga yang terdampak.
"Tentang hal-hal yang lain besok akan diserahkan ibu gubernur termasuk perbaikan, yang rusak nanti kita hitung dan ibu gubernur akan bantu besok pagi ibu gubernur akan hadir ke sini," pungkasnya.
Diketahui, Rabu (15/12) pukul 14.30 WIB telah terjadi angin puting beliung di Kabupaten Madiun. Setidaknya 4 kecamatan terdampak, yakni di Kec. Jiwan meliputi Desa Teguhan, dan Desa Ngetrep.
Sedangkan di Kec. Madiun menimpa Desa Sirapan, dan Desa Dimong. Lalu di Kec. Sawahan tepatnya di Jalan Raya Sidomulyo, serta Kec. Wonoasri yang menimpa empat desa yaitu Desa Sidomulyo, Desa Ngadirejo, Desa Plumpung, dan Desa Jatirejo.
Bencana angin puting beliung yang terjadi di Kab. Madiun tersebut menyebabkan ratusan rumah rusak, pohon tumbang dan beberapa warga mengalami luka-luka. Total terdapat 515 unit rumah yang mengalami kerusakan. Di antaranya 495 unit rusak ringan, 4 unit rusak sedang, dan 16 unit rusak berat. Juga mengakibatkan 6 unit fasilitas umum (fasum) rusak ringan dan 2 unit fasum rusak sedang. (rtn)
Editor : Redaksi
Huawei Buka Gerai Resmi Pertama di Gresik, Sasar Konsumen hingga Bojonegoro
Huawei resmi membuka gerai pertamanya di Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Berlokasi di lantai LG Icon Mall Gresik, tepat di samping Transmart, Huawei Store tersebu…
Dukung Program PLTS 100 GWp, PLN dan Pemprov Bali Akselerasi Infrastruktur Energi Bersih
KLIKJATIM.Com | Jembrana – PT PLN (Persero) bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali resmi memperkuat sinergi strategis dalam mengakselerasi pembangunan…
Kemenhub Tinjau Penerapan Green Port di Terminal Teluk Lamong Dukung NZE 2060
Staf Ahli Menteri Perhubungan Bidang Teknologi dan Energi Dr. Capt. Antoni Arif Priadi, M.Sc. meninjau penerapan konsep Green Port di PT Terminal Teluk Lamong (…
Kekeringan di Sumenep Kian Meluas, 62 Desa Ditetapkan Berstatus Tanggap Darurat
KLIKJATIM.Com | Sumenep – Krisis air bersih akibat musim kemarau di Kabupaten Sumenep, Madura, menunjukkan eskalasi yang signifikan.…
Tinjau Green Port Terminal Teluk Lamong, Staf Ahli Kemenhub Apresiasi Komitmen Dukung Net Zero Emission 2060
KLIKJATIM.Com | Surabaya – PT Terminal Teluk Lamong (TTL) menerima kunjungan kerja Staf Ahli Menteri Perhubungan Bidang Teknologi dan Energi, Dr. Capt. Antoni…
Sesi Offline Megpreneur 2026 Lamongan Berakhir, Inkubasikan Inovasi Bisnis hingga Agripreneur
KLIKJATIM.Com | Lamongan – Rangkaian sesi offline program inkubasi wirausaha muda Megpreneur (Megilan Preneur) 2026 resmi ditutup oleh Bupati Lamongan Yuhronur…