KLIKJATIM.Com | Lamongan - Korban meninggal dunia akibat kebakaran di PT Superior Prima Sukses (SPS), Kecamatan Pucuk, Kabupaten Lamongan bertambah menjadi empat orang.
Kasihumas Polres Lamongan Ipda M. Hamzaid mengatakan empat korban meninggal dunia setelah sebelumnya sempat mendapat perawatan di rumah sakit maupun meninggal di lokasi kejadian.
"Total korban yang meninggal dunia sebanyak empat orang. Satu korban meninggal di tempat kejadian, sedangkan tiga lainnya meninggal setelah mendapat perawatan," katanya di Lamongan.
Berdasarkan data kepolisian, korban yang meninggal di tempat kejadian perkara (TKP) yakni M.S.F (25), warga Kecamatan Babat, Lamongan.
Sementara I.S (36), warga Kecamatan Kedungpring, meninggal dunia di Rumah Sakit Muhammadiyah Lamongan (RSML) sekitar pukul 04.00 WIB. R.F (20), warga Kecamatan Laren, meninggal di RSML sekitar pukul 09.30 WIB.
Sedangkan untuk korban lainnya, F (31), warga Kecamatan Turi, meninggal dalam perjalanan menuju RSUD Dr. Soetomo Surabaya sekitar pukul 01.00 WIB.
Ipda M Hamzaid mengatakan untuk tiga korban lainnya sampai saat ini masih menjalani perawatan. Mereka adalah A.A.W (31), warga Kecamatan Pucuk, dan A.D.R (20), warga Kecamatan Laren, dirawat di Rumah Sakit Katolik Surabaya, sedangkan S.K (36), warga Simokerto, Surabaya, dirawat di RSUD Dr. Soetomo Surabaya.
"Untuk perkembangan penanganan dan penyelidikan terkait kejadian tersebut masih dilakukan oleh penyidik," ujarnya.
Sebelumnya, kebakaran terjadi di ruang pengendapan PT SPS, Desa Warukulon, Kecamatan Pucuk, pada Kamis (17/9) sekitar pukul 00.30 WIB.
Perusahaan tersebut bergerak di bidang manufaktur bata ringan dan memproduksi produk dengan merek Blesscon.
Peristiwa bermula setelah terjadi ledakan yang menyebabkan kebakaran di ruang pengendapan.Sebanyak tujuh orang terdampak dalam kejadian tersebut, dengan empat orang meninggal dunia dan tiga lainnya masih menjalani perawatan.
Polisi masih menyelidiki penyebab pasti ledakan dan kebakaran tersebut.
Editor : Fatih