KLIKJATIM.Com | Bojonegoro - Setelah Persibo Bojonegoro mendapatkan sanksi dari Komite disiplin (Komdis) PSSI Jawa Timur ( Jatim ) media sosial Instagram milik PSSI Jawa Timur di Banjiri komentar, dengan hastag #Savepersibo para netizen tersebut sangat kecewa atas keputusan yang diambil.
[irp]Dari pantauan klikjatim.com setiap unggahan di Instagram PSSI Jatim selalu di banjiri komentar netizen dengan hastag #savepersibo. Bahakan beberapa netizen juga merasa kesal dan mengutarakan atas ketidak Adilan yang di berikan kepada Persibo Bojonegoro.
Berikut komentar netizen di Instagram PSSI Jatim
@afifikhwanudin Belum pernah kebobolan, Persibo begitu menakutkan ya? Menang di lapangan, kalah di meja makan #savepersibo
@khoirul1510 Pssi jatim otak e wes eror.. Ketoro goblok e.. Sing nok lapangan berjuang mati. Matian sing berdasi ac an yang menentukan nominal angka..
@derisetiawan_9 Persibo di Dzolimi PSSI
Bahkan @m_arifwardana juga membawa nama @matanajwa @najwashihab mari tegakkan keadlian dalam dunia persepakbolaan dan brantas mafia. Apakabar @pssi_jatim @pssi dengan PSIS yang salah kostum.
Perlu diketahui, berdasarkan surat keputusan Nomor : 003/KOMDIS/PSSI-JTM-X1-2021 menyatakan bahwa Persibo Bojonegoro telah bersalah, memainkan pemain tidak sah. Karena menggunakan identitas, yang tidak sesuai dengan nomor punggung yang didaftarkan kepada Asprov PSSI Jawa Timur dan tidak sesuai dengan daftar susunan pemain (DSP), sebagaimana dimaksud pasal 56 kode disiplin PSSI.
Komdis PSSI Jatim menghukum Persibo Bojonegoro dengan sanksi dinyatakan kalah 0-3 pada pertandingan antara Persibo Bojonegoro melawan Mitra Surabaya tanggal 2 Desember 2021 di Stadion Gelora Joko Samudro Gresik, sesuai dengan Pasal 28 kode disiplin PSSI dan denda sebesar Rp50 juta. (rtn)
Editor : M Nur Afifullah
KAI Service Kini Sediakan Kuliner Khas Banyuwangi di Gerbong Restorasi
Anak perusahaan PT Kereta Api Indonesia (Persero) yakni KAI Services bekerja sama dengan pengusaha UMKM kuliner Banyuwangi, Jawa Timur, menyediakan beberapa…
16 Dapur MBG di Sumenep Dihentikan Sementara, Terkendala Fasilitas IPAL
KLIKJATIM.Com | Sumenep - Sebanyak 16 unit dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Sumenep untuk s…
Motor Pengantar Pesanan Terbakar di GKB Gresik, Damkar Pastikan Situasi Aman
KLIKJATIM.Com | Gresik – Sebuah sepeda motor Yamaha Mio milik seorang pengantar pesanan mengalami kebakaran di kawasan Perumahan Gresik Kota Baru (GKB), t…
Petani Garam Sumenep Masih Terjepit Impor, Selisih Harga Jadi Kendala Utama
KLIKJATIM.Com | Sumenep – Keberadaan garam impor masih menjadi tantangan serius bagi petani garam rakyat di Kabupaten Sumenep, Madura. Harga garam impor yang j…
BPK Jatim Ingatkan Kepala Daerah Waspadai Fraud Meski Raih WTP, OTT Jadi Alarm Perbaikan Tata Kelola
KLIKJATIM.Com | Sidoarjo – Badan Pemeriksa Keuangan Perwakilan Jawa Timur (BPK Jatim) mengingatkan seluruh pemerintah daerah untuk tidak berpuas diri meski b…
Jemaah Haji Asal Sapudi Sumenep Wafat di Tanah Suci
jemaah haji asal Kabupaten Sumenep, Madura. Salah satu jemaah yang tergabung dalam Kloter 79, Haji Abdul Aziz, warga Desa Prambanan, Kecamatan Gayam…