KLIKJATIM.Com | Gresik – Sebuah sepeda motor Yamaha Mio milik seorang pengantar pesanan mengalami kebakaran di kawasan Perumahan Gresik Kota Baru (GKB), tepatnya di Jalan Taman Enggano Nomor 48, Desa Randuagung, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, Sabtu (30/5/2026) malam. Beruntung tidak ada korban jiwa maupun kerugian material yang berarti dalam peristiwa tersebut.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Gresik, Suyono, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 20.00 WIB melalui layanan darurat 112 yang diteruskan ke Pos Kota Damkar Gresik.
"Setelah menerima laporan, petugas langsung diberangkatkan pada pukul 20.03 WIB dan tiba di lokasi pukul 20.12 WIB. Saat petugas tiba, api sudah berhasil dipadamkan oleh pemilik kendaraan sehingga petugas melakukan pengecekan dan memastikan lokasi dalam kondisi aman," ujar Suyono.
Sepeda motor yang terbakar diketahui milik Faeza Fahri Nugraha, warga Jalan Kapten Darmo Sugondo Gang 12 Nomor 94, Kelurahan Indro, Kecamatan Kebomas.
Berdasarkan keterangan pemilik, kejadian bermula saat dirinya mengantarkan pesanan ke kawasan Jalan Enggano. Dalam perjalanan, sepeda motor yang dikendarainya mogok di depan kawasan GKB dan tidak dapat dihidupkan kembali.
Faeza kemudian mendorong kendaraannya hingga ke lokasi tujuan pengantaran. Setelah menyelesaikan pekerjaannya, ia kembali mencoba menyalakan sepeda motor tersebut. Namun secara tiba-tiba muncul api dari bagian karburator.
Pemilik kendaraan sempat berupaya memadamkan kobaran api dan berhasil mengendalikan kebakaran sekitar 10 menit sebelum petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi.
Sementara itu, seorang warga bernama Nisa yang mengetahui kejadian tersebut segera menghubungi layanan darurat 112 karena khawatir api akan membesar dan membahayakan lingkungan sekitar.
Menindaklanjuti laporan tersebut, tim Damkar Gresik mengerahkan satu unit mobil tangki suplai dan delapan personel menuju lokasi kejadian. Setibanya di lokasi, petugas melakukan pemeriksaan menyeluruh untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa.
"Petugas melakukan lokalisasi dan pengecekan area kejadian. Setelah dipastikan tidak ada potensi kebakaran lanjutan, personel kembali ke pos," jelas Suyono.
Dalam peristiwa ini tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka. Kerugian juga ditaksir nihil karena api berhasil dikendalikan sebelum merambat ke area lain.
Suyono mengimbau masyarakat untuk segera melapor apabila menemukan indikasi kebakaran atau kondisi darurat lainnya agar dapat segera ditangani petugas.
Data Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Gresik mencatat, hingga akhir Mei 2026 telah terjadi 13 kasus kebakaran dan 113 operasi penyelamatan (rescue) di wilayah Kabupaten Gresik.
Editor : Abdul Aziz Qomar