klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Damkar Gresik Evakuasi Monyet Lepas dan Ular Masuk Dapur Rumah Warga

avatar Abdul Aziz Qomar
  • URL berhasil dicopy
Petugas Damkarla Gresik, mencoba mengevakuasi monyet di Kecamatan Panceng. (Dok)
Petugas Damkarla Gresik, mencoba mengevakuasi monyet di Kecamatan Panceng. (Dok)

KLIKJATIM.Com | Gresik – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarla) Kabupaten Gresik kembali melakukan dua aksi penyelamatan hewan liar yang meresahkan warga. Petugas mengevakuasi seekor monyet lepas di Kecamatan Panceng serta ular coros yang masuk ke dapur rumah warga di Kecamatan Manyar.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Gresik, Suyono, mengatakan kedua laporan tersebut langsung ditindaklanjuti petugas rescue setelah diterima melalui layanan pengaduan masyarakat.

Peristiwa pertama terjadi di Jalan Raya Deandles Banyutengah RT 01 RW 01, Desa Banyutengah, Kecamatan Panceng, Jumat (29/5/2026) pagi. Seekor monyet dilaporkan lepas dari kandang milik warga dan berkeliaran di sekitar permukiman.

“Warga merasa takut karena monyet tersebut lepas dari kandang. Setelah menerima laporan, petugas rescue dari Pos Dukun langsung menuju lokasi untuk melakukan evakuasi,” ujar Suyono.

Laporan masuk sekitar pukul 09.48 WIB dan petugas tiba di lokasi pukul 10.19 WIB dengan membawa alat capit serta tongkat penangkap hewan.

Menurut Suyono, proses penangkapan berlangsung cukup hati-hati karena monyet bergerak liar di sekitar permukiman. Petugas akhirnya berhasil mengamankan hewan tersebut dengan bantuan pemiliknya.

“Alhamdulillah proses evakuasi berjalan lancar dan tidak ada korban,” katanya.

Dalam operasi tersebut, Damkar mengerahkan satu unit mobil rescue Panther dengan tiga personel, yakni Luthfi, Mufa’id dan Dimas.

Sementara itu, sehari sebelumnya petugas rescue juga mengevakuasi seekor ular coros yang masuk ke dapur rumah warga di Perumahan Ganden Palace Blok TM Nomor 27, Desa Peganden, Kecamatan Manyar.

Pemilik rumah, Arina Rahmah, awalnya hendak mengambil barang di dapur sebelum melihat ular berada di area rumahnya. Karena panik dan takut, ia kemudian menghubungi Dinas Damkar dan Penyelamatan Kabupaten Gresik untuk meminta bantuan.

“Menerima laporan tersebut, regu piket Pos Kota langsung bergerak menuju lokasi dengan membawa peralatan rescue dan alat pelindung diri,” jelas Suyono.

Sesampainya di lokasi, petugas langsung melakukan pencarian di area dapur hingga akhirnya berhasil menemukan ular coros tersebut. Hewan melata itu kemudian dievakuasi dan dimasukkan ke dalam karung untuk menghindari risiko membahayakan warga.

Evakuasi ular berlangsung mulai pukul 16.00 WIB hingga selesai sekitar pukul 16.55 WIB dengan melibatkan delapan personel rescue.

Suyono menambahkan, selama Mei 2026 pihaknya telah menangani sebanyak 107 kejadian rescue atau penyelamatan nonkebakaran di berbagai wilayah Kabupaten Gresik. Sementara jumlah kejadian kebakaran tercatat sebanyak 12 kasus.

“Kami mengimbau masyarakat tetap tenang apabila menemukan hewan liar maupun situasi membahayakan dan segera melapor ke layanan darurat agar bisa segera ditangani petugas,” pungkasnya.

Editor :