klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Sambut Iduladha, PLN UP2B Jawa Barat Salurkan Daging Kurban untuk 106 Mustahik di Bandung

avatar Abdul Aziz Qomar
  • URL berhasil dicopy
Aktivitas pengemasan daging kurban sebelum dibagikan kepada penerima. (Dok)
Aktivitas pengemasan daging kurban sebelum dibagikan kepada penerima. (Dok)

KLIKJATIM.Com | Bandung – Menyambut Hari Raya Iduladha, PLN Unit Induk Pusat Pengatur Beban Jawa, Madura, dan Bali (UIP2B Jamali) melalui Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN Unit Pelaksana Pengatur Beban Jawa Barat (UP2B Jawa Barat) menyalurkan bantuan daging kurban kepada 106 mustahik di Kota Bandung.

Kegiatan sosial bertajuk Tebar Daging Berkah tersebut dilaksanakan di Yayasan Pesantren Tahdzibul Washiyyah, Kelurahan Gumuruh. Bantuan yang disalurkan berupa satu ekor sapi berbobot sekitar 420 kilogram dari total empat ekor sapi dan lima ekor kambing yang dihimpun PLN.

Program ini menyasar para santri dan masyarakat dhuafa di sekitar pesantren. Selain daging kurban, PLN juga memberikan bantuan biaya operasional untuk mendukung kegiatan pesantren.

General Manager PLN UIP2B Jamali Munawwar Furqan mengatakan program tersebut merupakan bentuk kepedulian sosial PLN kepada masyarakat menjelang Iduladha.

Menurutnya, kebermanfaatan langsung bagi masyarakat menjadi nilai utama dari kegiatan sosial yang rutin dilakukan PLN setiap tahun.

“Manajemen berharap bantuan ini dapat mempererat silaturahmi dengan masyarakat sekaligus menghadirkan manfaat nyata bagi warga yang membutuhkan,” ujar Munawwar.

Manager PLN UP2B Jawa Barat Santo Kardono menambahkan, program Tebar Daging Berkah merupakan wujud rasa syukur insan PLN sekaligus upaya membantu meringankan beban ekonomi masyarakat kurang mampu.

“Kehadiran PLN diharapkan tidak hanya melalui pelayanan kelistrikan, tetapi juga memberi dampak positif bagi lingkungan sekitar,” katanya.

Yayasan Pesantren Tahdzibul Washiyyah dipilih sebagai lokasi penyaluran karena sebagian besar santri berasal dari keluarga prasejahtera. Selain itu, lingkungan sekitar pesantren juga didominasi pekerja sektor informal seperti buruh harian dan pedagang kecil.

Perwakilan penerima manfaat, Ustadz Wawan Shafwan Shalehuddin, menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan PLN. Ia menilai bantuan tersebut sangat membantu kebutuhan para santri, khususnya dalam pemenuhan gizi.

“Kami mendoakan seluruh petugas PLN selalu diberikan keselamatan dan kelancaran dalam menjalankan tugas melayani masyarakat,” ujarnya.

Proses penyembelihan hingga pembagian daging dilakukan secara tertib dan efisien dengan pendampingan tim PLN sehingga kegiatan berjalan lancar tanpa antrean panjang.

Melalui program Tebar Daging Berkah, PLN menegaskan komitmennya untuk terus menjaga keseimbangan antara pelayanan kelistrikan dan tanggung jawab sosial kepada masyarakat.

Editor :