KLIKJATIM.Com | Bojonegoro - Sistono (48) sebagai Kepala Dusun (Kasun) Kedungdowo Desa Semen Kidul Kecamatan Sukosewu Kabupaten Bojonegoro ungkap keseharian SKR atau BN (40) yang diduga terlibat jaringan terorisme.
[irp]
Menurutnya, untuk keseharian SKR atau BN ini memang tidak ada, hanya saja dia punya yayasan dan dia sebagai ketua yayasan. Yayasan sendiri terletak di Desa sebelah yaitu di Desa Duyungan Kecamatan Sukosewu Bojonegoro.
"Untuk interaksi sama warga tidak ada, kalau ada acara di ajak tidak mau, wes gak cocok belas karo tongo (Pokoknya tidak cocok sama sekali dengan warga sekitar)," ucap Sistono kepada klikjatim.com Selasa (9/11/2021)
Ia menambahkan, memang SKR atau BN ini asli warga sini, sementara didalam rumahnya ada 6 orang, yaitu terduga teroris, Istrinya dan 4 orang anaknya. Saat di tangkap kata Kasun, warga tidak ada yang respon. "Warga tidak ada yang respon, malah Alhamdulillah," katanya
Sebelumnya, SKR atau BN (40) warga Desa Semen Kidul Kecamatan Sukosewu Kabupaten Bojonegoro ini ditangkap oleh tim dari Detasmen Khusus (Densus) 88 pada Selasa (9/11/2021) sekitar pukul 04.00 WIB pagi tadi.
Penangkapan itu di duga SKR sebagai jaringan teroris.Sementara pihak Densus 88 membawa buku buku yang berisi tentang jihad. (bro)
Editor : M Nur Afifullah