KLIKJATIM.Com | Bojonegoro – Bupati Bojonegoro, Anna Mu'awanah membeberkan rencana lima program tambahan yang akan dilakukan pada tahun 2022 nanti. Hal ini menindaklanjuti dengan terpilihnya Kabupaten Bojonegoro sebagai salah satu pilot project pengentasan kemiskinan ekstrem.
[irp]
Adapun lima program tersebut antara lainnya menyelesaikan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) bagi warga tidak mampu. Kemudian membantu warga untuk sambungan listrik 450 watt, ketersediaan air bersih, penyelesaian Atap lantai Dinding (Aladin) tuntas, dan bantuan subsidi bunga melalui BPR Bojonegoro.
"Saya minta tolong Kades (Kepala Desa) di Kalitidu untuk mendata warganya yang membutuhkan. Di Kalitidu kami tuntaskan RTLH (Rumah Tidak Layak Huni) di 2022," kata Bupati Anna, dalam acara Sambang Desa di Desa Sumengko, Kecamatan Kalitidu, Rabu (6/10/2021).
Lebih lanjut dia menjelaskan, untuk rencana bantuan subsidi bunga melalui BPR Bojonegoro akan dialokasikan anggaran dengan target Rp 50 miliar. Harapannya dana tersebut bisa tersalurkan bagi pelaku usaha mikro dan ultra mikro.
"Bagi masyarakat tidak mampu yang punya usaha kecil-kecilan, kami akan memberikan subsidi. Untuk kreditnya masih dibicarakan dengan pihak BPR. Jadi tidak pakai bunga, yang penting menjalankan angsuran tiap bulan. Seperti pedagang pentol atau bakul rengkek," ujar Bupati Perempuan pertama di Bojonegoro tersebut.
"Ya, 2022 nanti pengusaha-pengusaha kecil ultra mikro silahkan bersinergi dengan Pak Kades, nanti diakomodir sehingga tanpa bunga. Itu tadi lima program tambahan di 2022," tambahnya. (nul)
Editor : M Nur Afifullah