KLIKJATIM.Com | Tulungagung - Berdasarkan data yang dimiliki oleh Persatuan Cacat Tubuh (Percatu) Kabupaten Tulungagung, terdapat 600 penyandang disabilitas yang terdata di Tulungagung, dari jumlah tersebut baru 130 penyandang disabilitas telah menerima vaksin pertama dan sebagian kedua.
[irp]Hal ini disampaikan oleh Ketua Percatu, Didik Prayitno yang ditemui usai pelaksanaan vaksinasi penyandnag disabilitas di Satpas SIM Tulungagung, pada Selasa (10/08).
Didik mengatakan, vaksinasi pertama di RS Prima Medika diikuti 81 orang sedangkan pada pelaksanaan di Satpas SIM kemarin diikuti oleh 49 orang."Total sudah ada 130 yang vaksin, dari 600an penyandang disabilitas yang terdata," ujarnya.
Pihaknya mengakui, banyak penyandang disabilitas yang belum tervaksin karena muncul ketakutan usai mendapatkan berita bohong atau hoaks soal bahaya vaksin.
Didik mengaku, dirinya secara langsung telah memberikan sanggahan atau kabar bohon yang beredar dan dengan mudah dibaca melalui Whatsapp maupun internet, namun tetap saja masih ada yang takut untuk divaksin.
"Contohnya hari ini pas sudah didata tiba tiba WA katanya pusing, ada juga yang alasan macam macam, dan ada juga yang termakan hoaks, padahal sudah saya kasi contoh pejabat pejabat itu yang divaksin duluan itu baik baik saja," terangnya.
Selain termakan kabar hoaks, sebagian penyandang disabilitas belum mendapatkan vaksin karena mengalami kendala menuju ke lokasi vaksinasi, untuk hal yang satu ini pihaknya berharap pemerintah bisa melaksanakan vaksinasi door to door.
"Kalau yang seperti ini memang perlu didatangi door to door," tuturnya.
Masih menurut Didik, perasaan takut yang dirasakan oleh penyandang disabilitas juga mempengaruhi tekanan darah mereka, sehingga saat dilakukan screening, tekanan darahnya tinggi sehingga tidak bisa mendapatkan vaksin saat itu juga. (rtn)
Editor : Iman
Sengkarut Kebakaran KM Mutiara Sentosa II: Polisi Temukan Data Manifes Tak Sinkron
KLIKJATIM.Com | Sumenep – Penyidikan kasus kebakaran KM Mutiara Sentosa II di perairan utara Kabupaten Sumenep, Madura, kini mulai mengarah…
Perluasan Areal Tebu Dimulai, SGN Perkuat Produksi Gula di Indonesia Timur
KLIKJATIM.Com | Bone – Upaya memperkuat produksi tebu nasional terus dipacu oleh PT Sinergi Gula Nusantara (SGN), anak perusahaan Holding Perkebunan Nusantara…
Kuasa Hukum Eks Kadisdik Sampang Ajukan Justice Collaborator
KLIKJATIM.Com | Sampang - Penyidikan kasus dugaan tindak pidana korupsi penyelewengan Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Dana Alokasi Umum (DAU) tahun 2024 pada…
Dari Pengakuan Korban, Polisi Bongkar Dugaan Kekerasan Seksual di Rubaru Sumenep
KLIKJATIM.Com | Sumenep - Upaya mencari perlindungan menjadi pintu awal terungkapnya dugaan kekerasan seksual terhadap seorang anak berusia 17 tahun di Kecam…
Sah! P-APBD Sumenep 2026 Tembus Rp2,61 Triliun, Pemkab Pacu Pembangunan di Sisa Tahun
KLIKJATIM.Com | Sumenep – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, kini mengantongi ruang fiskal baru untuk mengakselerasi pelaksanaan berbagai program…
Huawei Buka Gerai Resmi Pertama di Gresik, Sasar Konsumen hingga Bojonegoro
Huawei resmi membuka gerai pertamanya di Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Berlokasi di lantai LG Icon Mall Gresik, tepat di samping Transmart, Huawei Store tersebu…