KLIKJATIM.Com | Gresik — Satuan reserse kriminal (Sat Reskrim) Polres Gresik kembali mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Kali ini pelaku yang kerap beraksi di daerah Kecamatan Menganti, Gresik Selatan diberangus polisi.
Kedua pelaku masing-masing Nur Akhyani (48) alias ojek, dan M Nur Wahyudi alias Yudi (26). Mereka adalah teman satu Desa Sidowungu, Kecamatan Menganti. Kompak, sama-sama maling motor. Pada Rabu dini hari (28 /7/2021), berdua menggasak motor korba Sai'in (47) diteras rumahnya di Dusun Bendil, Desa Kepatihan, Kecamatan Menganti.
Motor bebek warna kuning tahun pembuatan 2008 nopol W 5233 AC. Kedua maling motor ini pun doyan mengembatnya. Korban saat itu memarkir motor diteras samping rumahnya. Ketiduran, lalu selepas Shubuh didapati motornya sudah raib. Atas kejadian yang menimpanya Sai'in melapor ke kantor Polisi terdekat.
Laporan korban direspon Unit Resmob Polres Gresik. Penyelidikan di lapangan dipertajam. Diperoleh informasi yang mengerucut pada Ojek dan Yudi, diketahui mereka merupakan maling kawakan di daerah tersebut.
Yudi terlebih dahulu dicokok petugas, terduga pelaku ditangkap Desa Gempol Kurung, Kecamatan Menganti, pada hari Rabu 5 Agustus 2021. Sempat berbelit-belit, akhirnya Yudi mengaku mendapat tugas mendorong motor hasil curian. Sedangkan pemetiknya adalah Nur Akhyani alias ojek.
Bergerak cepat, tim Resmob berhasil membekuk ojek di kamar kosnya Desa Gempol Kurung tanpa perlawanan. Kedua maling motor itu pun diseret ke Mapolres Gresik untuk menjalani pemeriksaan.
Diperoleh informasi bahwa kedua pelaku juga telah beraksi di tujuh TKP. Diantaranya di Desa Sidojangkung dan Desa Prambon, Kecamatan Menganti. ”Dari hasil penyidikan, kedua tersangka ini setidaknya telah melakukan curanmor di 7 TKP. Modus operandinya menyasar motor yang tidak dikunci setir dan melakukan hunting sebelum beraksi pada kisaran pukul 03.00 Wib hingga 05.00 Wib,” terang Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto,Jumat (6/8/2021).
Kini petugas kepolisian terus melakukan pengembangan kasus curanmor tersebut. Dari tangan tersangka, petugas berhasil mengamankan motor bebek 125 CC warna kuning Nopol W 5233 AC juga motor bebek warna warna hitam biru tanpa plat nomor yang digunakan melancarkan aksinya.
Selain itu 3 unit seluler yang terdiri dari warna hitam dua unit dan satu unit HP warna putih. Serta satu obeng dan dua kunci pas ukuran 8-10 dan 12-14 sebagai barang bukti. ”Kedua tersangka dijerat pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, diancam paling lama tujuh tahun mendekam didalam penjara,” ujar AKBP Arief.
Alumni Akpol 2001 itu juga mengimbau masyarakat agar jangan teledor memarkir motornya. Kunci setir kearah kanan dan beri kunci ganda. Jangan lupa parkir ditempat yang bisa terpantau, untuk mencegah timbulnya niat pelaku curanmor. (rtn)
Editor : Redaksi