klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Target Vaksinasi 70 persen di Sidoarjo Terkendala Pasokan

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Kegiatan Vaksinasi di Ponpes Bumi Shalawat Sidoarjo beberapa waktu lalu
Kegiatan Vaksinasi di Ponpes Bumi Shalawat Sidoarjo beberapa waktu lalu

KLIKJATIM.Com I Sidoarjo – Karena terkendala pasokan vaksin dari pusat, target 70 persen vaksinasi warga Sidoarjo pada HUT Kemerdekaan RI ke 76 mendatang sulit terpenuhi.

[irp]

Hal itu dikatakan Kepala Dinas Kesehatan Sidoarjo Drg Syaf Satriawarman, saat mengunjungi vaksinasi di Pondok Pesantren Bumi Shalawat, di Desa Lebo, Kecamatan Sidoarjo Kota, dua hari lalu. “Pada bulan Agustus mendatang, realisasi vaksinasi berkisar di angka 30 persen. Masih rendah karena suplai vaksinya memang  terbatas,” terang Syaf.

Ia menambahkan, sejatinya Sidoarjo menempati ranking kedua penghabis vaksin di Jawa Timur. Namun hingga menjelang akhir Bulan Juli 2021, dari sekitar 2,3 juta penduduknya, yang telah divaksin belum mencapai angka 30 persen.

Syaf mengapresiasi perusahaan-perusahaan yang menggelar vaksinasi gotong-royong atau organisasi-organisasi tertentu yang membantu mendatangkan vaksin. “Saya harap datanya masuk ke kabupaten. Agar datanya menjadi satu,” jelasnya.

Sementara itu, lanjut Syaf, angka kematian di Sidoarjo kecil. Namun angka itu berdasarkan data New All Record (NAR)  yang dilaporkan oleh laboratorium-laboratorium ke provinsi. “Namun realitasnya, angka kematian sangat tinggi. Berkisar 35 sampai 40 orang perharinya. Namun yang masuk data NAR berkisar 6 orang. Ini merupakan salah satu hambatan kesamaan data,” ucapnya.

Syaf melajutkan, saat ini angka aktif warga sidoarjo yang terpapar covid-19 berada di kisaran 3 ribu orang lebih. Hal ini membuat semua bed perawatan di rumah sakit rujukan penuh. Namun untuk tempat isolasi yang tersebar di beberapa titik terisi 86 persen.

“Kita telah menambah lima shelter isolasi diantaranya di MPP Lingkar Timur, Sedati, SMP 2 Taman, SMP 2 Sidoarjo dan Puskesmas Porong dengan total 320 bed. Hingga hari ini, baru 20 bed yang terisi,” imbuhnya.

Menurut Syaf, masih longgarnya tempat isolasi covid-19 yang disediakan Pemkab Sidoarjo, karena penderita lebih senang melakukan isolasi mandiri di rumah. (ris)

Editor :