klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Merasa Dirugikan, Perseta Hajar Wasit di Lapangan

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Para pemain Perseta Tulungagung mengejar dan memukul wasit Rohani. (ist)
Para pemain Perseta Tulungagung mengejar dan memukul wasit Rohani. (ist)

KLIKJATIM.Com l Gresik- Senin malam (23/12/19) laga kedua Babak 8 Besar Liga 3 Nasional antara Perseta Tulungagung lawan Putra Sinar Giri (PSG) Gresik sempat ricuh. Para pemain Perseta menyerang dan memukul wasit setelah kalah 2-3 dari tuan rumah Laskar Giri Kedaton. Para pemain Perseta merasa kecewa kepemimpinan pengadil lapangan yang dianggap berat sebelah.

[irp]

Awalnya laga yang berlangsung di Stadion Gelora Joko Samudro Gresik itu berjalan ketat. Kedua tim saling jual beli serangan di tengah lapangan yang becek akibat hujan deras beberapa jam sebelum pertandingan. Keduanya bermain ngotot karena laga tersebut cukup menentukan nasib untuk bisa lolos ke Liga 2 Indonesia tahun 2020.

Pada laga semalam, PSG membuka keunggulan di menit ke-12 melalui Fatikhul Amin. Selang beberapa waktu Perseta mampu membalikan keadaan melalui gol yang dicetak oleh Sambung Prakoso di menit ke-23 dan Dino Bagio di menit 65. Perseta yang unggul hingga menit ke-80 sangat percaya diri untuk bisa memenangkan pertandingan. Optimisme tim asal Kota Marmer itu pupus saat Fatikhul Amin mencetak hattrick pada menit 58 dan 90+1.

Kekalahan malam itu akhirnya membuat Perseta kesal dengan beberapa keputusan kontroversial wasit Rohani.

"Mungkin semua yang ada di stadion bisa melihat berapa kali pemain kami (Perseta) dijatuhkan namun tak pernah di anggap pelanggaran. Sebenarnya kami beberapa kali dapat pinalti namun semua tidak dianggap oleh wasit dan wasit selalu mencari kesalah pemain kami, " ungkap Pelatih Perseta Ungki Prastyo.

Bahkan beberapa pemain dan staf yang emosi dengan keputusan wasit mengejar dan melayangkan pukulan terhadap pengadil lapangan tersebut.

[irp]

“Kami sangat kesal. Semua pemain dirugikan oleh keputusan wasit Rohani ada pelanggaran yang seharusnya berbuah pinalti namun wasit diam saja,“ kata salah satu pemain Perseta.

Dengan hasil ini Kemungkinan Perseta untuk lolos ke Liga 2 2020 sangat menipis karena hingga pertandingan kedua ini perseta hanya meraih 1 poin. (fan/bro)

Editor :