klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

DPC PKB Kab. Pasuruan Tak Tertarik MLB, Tertarik Gus Ami Maju Capres 2024

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Sekretaris DPC PKB Kab. Pasuruan, Sudiono Fauzan.
Sekretaris DPC PKB Kab. Pasuruan, Sudiono Fauzan.

KLIKJATIM.Com | Pasuruan—Kabar akan digelarnya Muktamar Luar Biasa (MLB) yang diusulkan 113 DPC PKB dan 10 DPW PKB tak berpengaruh bagi DPC PKB Kabupaten Pasuruan.

[irp]

DPC PKB Pasuruan justru tetarik dengan rencana mengusulkan Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar atau Gus Ami sebagai calon presiden 2024. Sekretaris DPC PKB Kabupaten Pasuruan Sudiono Fauzan mengatakan hingga saat ini barisannya masih utuh setia kepada kepemimpinan Muhaimin Iskandar.

“DPC PKB Pasuruan baik-baik saja. Insyallah kondisi di daerah khususnya Pasuruan tetap solid, semakin kuat setelah penyelenggaran muscab serentak seluruh Indonesia," katanya.

Dia mengaku tidak tertarik untuk mengusulkan MLB. Ia menyebut, lebih tertarik mengusulkan dan mengusung Muhaimin Iskandar atau Gus Ami, maju Pilpres 2024.

"PKB Pasuruan memutuskan untuk mengusulkan Gus Ami sebagai capres dari PKB,dan meminta DPP memperjuangkan Gus Ami di Pilpres 2024," sambungnya.

Menurut Mas Dion, keputusan itu dibacakan saat muscab serentak seluruh Indonesia beberapa waktu lalu, termasuk menargetkan PKB menang dua besar nasional.

"Itu sudah final. Dan dalam waktu dekat ini, kami di DPC PKB Pasuruan akan konsolidasi untuk persiapan Musancab dan Musranting," urainya.

Mas Dion melihat usulan MLB ini adalah dinamika di dalam tubuh partai besar, atau organisasi besar. PKB selalu masuk dalam lima besar partai besar di Indonesia.

"Wajar ada dinamika seperti itu. Namanya organisasi besar pasti ada dinamikanya. PKB juga punya pernah pengalaman konflik panjang," ujar dia.

Disinggung apa ada terkait pelanggaran AD/ART dibawah kepemimpinan Gus Ami, ia mengatakan tidak ada pelanggaran AD/ART. Menurutnya, yang ada hanya pergesaran konstitusi dari lama menuju baru, dan itu terjadi di Muktamar Bali beberapa waktu lalu.

"Kalau saya melihatnya produk muktamar Bali, produk terbaik yang bisa menghindarkan partai dari perbedaan pandangan yang terlalu tajam," pungkas dia. (mkr)

Editor :