KLIKJATIM.Com | Mojokerto - Seorang ibu muda, S Harti (22), warga Dusun Kedung Palang, Desa Lakardowo, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto bunuh diri dengan cara gantung di rumahnya. Korban nekat mengakhiri hidup di depan anaknya berusia 4 tahun karena depresi akibat sakit yang tak kunjung sembuh.
[irp]
Menurut Samiati, kerabat korban mengatakan, saat kejadian di rumah korban tidak ada orang. Hanya korban dan anaknya yang masih berusia 4 tahun. "Saat itu tidak ada orang di rumah. Karena sedang di sawah semua, panen lombok (cabai)," ungkapnya.
Setelah anak semata wayangnya mengetahui ibunya tergantung di dalam kamar, bocah balita ini berlari meminta tolong ke tetangga. Sejumlah warga berusaha menolong dengan cara melepaskan tali warna coklat yang dililitkan di leher korban yang digantung ke atap rumah (blandar) yang terbuat dari bambu.
Namun setelah berhasil melepaskan tali yang mengikat di leher korban yang digantungkan ke atap rumah, korban diketahui sudah kondisi meninggal dunia. Badan ibu satu anak ini sudah kondisi kaku sehingga saksi langsung menghubungi Ketua RT dan kemudian melaporkan ke Polsek Jetis.
Kapolsek Jetis Kompol Suhariyono mengatakan, dari hasil oleh tempat kejadian perkara (TKP) tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. "Korban dievakuasi warga sudah dalam kondisi meninggal dan badannya kaku," terangnya.
Korban diketahui sering mengeluh sakit. Diduga korban nekat mengakhiri hidupnya karena frustrasi dengan kondisi kesehatannya. "Berdasarkan keterangan dari pihak keluarga, korban sering mengalami sakit-sakitan," pungkas kapolsek. (hen)
Editor : Tsabit Mantovani