klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Awasi Kendaraan Nakal, Kapolres AKBP Kusworo Bakal Libatkan Masyarakat

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Ketua PWI Gresik (mulai kiri) dan Kasatlantas Polres Gresik bersama Kapolres, AKBP Kusworo saat nyangkruk bareng wartawan di Gresik. (Koinul M/klikjatim.com)
Ketua PWI Gresik (mulai kiri) dan Kasatlantas Polres Gresik bersama Kapolres, AKBP Kusworo saat nyangkruk bareng wartawan di Gresik. (Koinul M/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Gresik - Satlantas Polres Gresik benar-benar serius akan menindak tegas kendaraan yang mokong melanggar lalu lintas (lalin). Khususnya dump truk, atau kendaraan melebihi tonase yang melintas di jalan kelas III.

Keseriusan itu terbukti dari upaya peningkatan pengawasan. Rencananya, petugas akan melibatkan masyarakat untuk ikut mengawasi.

"Terkait penertiban dump truk yang melanggar aturan, kami akan lebih meningkatkan pengawasan dengan melibatkan masyarakat," jelas Kapolres Gresik, AKBP Kusworo Wibowo saat nyangkruk bareng PWI setempat di Warung Wader Perum Bunder Asri, Kebomas, Senin (4/11/2019).

[irp]

Pelibatan masyarakat ini dilakukan untuk mempersempit ruang gerak kendaraan nakal. Karena, banyak mata yang akan ikut mengawasi kapan saja di lapangan.

"Dengan kecanggihan perkembangan teknologi seperti sekarang, masyarakat bisa melaporkan jika melihat dump truk yang melanggar aturan cukup dengan mengirim gambar atau video," kata AKBP Kusworo, didampingi Kasatlantas Polres Gresik, AKP Erika Purwana Putra.

Begitu diketahui terjadi pelanggaran sesuai identitas kendaraan, polisi akan menindaklanjutinya. Yaitu dengan melakukan tindakan tegas berdasarkan ketentuan berlaku.

[irp]

Namun, untuk teknis pelaporan itu masih dipersiapkan lebih matang. Termasuk rencana imbalan (hadiah) kepada masyarakat yang ikut peduli sebagai bentuk apresiasi.

"Bagi yang bersedia melaporkan mungkin akan kami siapkan hadiah sebagai bentuk apresiasi dari kami," imbuhnya.

Perlu diketahui lagi, beberapa waktu lalu telah terjadi kecelakaan maut yang mengakibatkan pasangan suami istri (pasutri) tewas. Insiden ini terjadi ketika sebuah dump truk tiba-tiba menyeruduk warung di Jalan Raya Tebuwung, Kecamatan Dukun. (nul/rtn)

Editor :