KLIKJATIM.Com | Ponorogo - Beredar sebuah unggahan di facebook yang sempat viral di Kota Ponorogo terkait calo SIM. Apalagi saat ini pihak Sat Lantas Polres Ponorogo mengklaim tidak Ada practice calo.
[irp]
Unggahan soal calo itu diupload oleh akun Sepor Bakulan di grup facebook Info Cepat Wilayah Ponorogo (ICWP) The Last menulis Biro JASA PEMBUATAN SIM C & SIM A LANGSUNG JADI!!! (Magetan, Madiun, Ponorogo, Trenggalek)
Namun, saat melacak kembali mencari unggahan tersebut kini sudah dihapus. "Saya sudah tahu unggahannya tadi malam. Tapi ini kami cari lagi udah ndak ada lagi, " ujar Kasatlantas Polres Ponorogo AKP Indra Budi Wibowo, Rabu (10/3/2021).
Namun demikian dia tetap akan memburu yang bersangkutan alias calo. "Mau kita amankan keterangan alamat berbeda, Magetan dan Madiun juga bantu," jelasnya
Dia mengaku kemungkinan yang mengunggah bisa jadi hanya mencari sensasi. Juga mencari keuntungan. Karena tidak ada lagi practice calo. Menurutnya, tadi malam ada anggota dari Sat Lantas Polres Ponorogo menghubungi nomor handphone yang tertera. "Nah prosedurnya tetap sama. Harus mendatangi Satpas yang dituju. Serta si calo tidak bisa menjamin bisa sekali lulus, " tegasnya.
Dia menakutkan jika material SIM palsu. Pasalnya pernah ada kejadian material SIM dibuat sedemikian rupa menyerupai aslinya dan kasus ini sudah diproses. Untuk di Ponorogo, pihaknya sudah mempunyai banyak terobosan agar masyarakat lebih mudah mendapatkan SIM dan terhindar dari calo. Contohnya program JATIL (belajar dan latihan) yang ada di 21 kecamatan di Kabupaten Ponorogo.
"Sebelum tes, masyaralat bisa melakukan pelatihan terlebih dahulu baik ujian teori maupun ujian praktik, harapannya setelah masyarakat melakukan tes kepemilikan SIM tidak perlu melakukan remidi (pengulangan)," tegasnya.
Selain itu agar terhindar dari calo masyarakat bisa menggunakan layanan pendaftaran online yang bisa di akses di website Satlantas Polres Ponorogo. "Pada saat datang ke Satpas masyarakat tidak perlu melakukan antrian lagi, pendaftaran melalui online ini sangat tepat dengan kondisi sekarang ini yang melarang masyarakat berkumpul dan berkerumun agar terhindar dari penyebaran virus COVID-19," tandas Indra.
"Sekali lagi himbauan kami kepada masyarakat agar membuat SIM sendiri jangan melewati calo karena akan merugikan diri sendiri dan orang lain, buat SIM itu sangat mudah, murah dan cepat," pungkas Indra. (fauzy/mkr)
Editor : Redaksi