klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Ternyata Mayat Perempuan Yang Terapung Di Bengawan Solo Adalah ASN Ngawi yang Bunuh Diri Lompat Jembatan

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Petygas BPBD Bojonegoro saat mengevakuasi korban yang diketahui adalah Avia Devi Kristianingrum (36) asal Desa Karangtengah, Kecamatan/Kabupaten Ngawi yang bunuh diri lompat dari jembatan Ngawi.
Petygas BPBD Bojonegoro saat mengevakuasi korban yang diketahui adalah Avia Devi Kristianingrum (36) asal Desa Karangtengah, Kecamatan/Kabupaten Ngawi yang bunuh diri lompat dari jembatan Ngawi.

KLIKJATIM.Com | Ngawi - Teka teki jenazah yang ditemukan tewas terapung di Bengawan Solo, di Kecamatan Kanor, Bojonegoro Rabu pagi akhirnya terjawab. Korban adalah seorang PNS yang diduga melakukan bunuh diri dengan cara menceburkan diri ke Sungai Bengawan Solo yakni, Avia Devi Kristianingrum (36) asal Desa Karangtengah, Kecamatan/Kabupaten Ngawi.

[irp]

Jasad perempuan tersebut seorang ASN yang dilaporkan bunuh diri dengan menceburkan diri ke Bengawan Solo sungai terpanjang di Pulau Jawa pada dua hari yang lalu di Jembatan Ngunengan, Kecamatan Pitu, Ngawi. Hal itu diketahui dari hasil identifikasi dari ciri-ciri fisik korban.

Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekontruksi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro Yudi Hendro mengatakan, penemuan jasad perempuan itu kali pertama dilakukan atas laporan saksi.

Saksi Purwandi (51) Warga Desa Gedongarum, Kecamatan Kanor saat itu mengetahui mayat sedang mengapung di sungai. Kemudian dilaporkan ke petugas BPBD Bojonegoro. Oleh Tim SAR dilakukan penelusuran di sekitar lokasi dan berhasil dievakuasi. "Setelah dievakuasi kemudian diserahkan ke rumah sakit untuk diotopsi,” jelasnya.

Sementara Kapolsek Kanor AKP Hadi Waluyo mengungkapkan, hasil identifikasi luar mayat perempuan yang ditemukan itu memiliki ciri-ciri setinggi 165 cm, badan gemuk dan rambut sudah tidak ada.

Selain itu, memiliki kulit sawo matang, dalam kondisi telanjang, ada kutil di telinga bawah sebelah kiri dan tahi lalat di pipi atas sebelah kanan dan kiri.

“Setelah dilakukan pemeriksaan luar, ditemukan kesamaan ciri-ciri dengan korban yang diduga bunuh diri di Wilayah Ngawi,”  kata AKP Hadi Waluyo.(hen)

Editor :