KLIKJATIM.Com | Gresik - Peta politik menjelang Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati (Pilbup) Gresik tahun 2020 kian menarik. Pasalnya, Bakal Calon Bupati dan Bakal Calon Wakil Bupati (Bacabup-Bacawabup) yang disinyalir akan maju tidak hanya dari partai politik (parpol). Namun juga bakal diikuti duet pengusaha dan rektor dari jalur independen atau non partai.
"Tujuan kami datang ke KPU (Komisi Pemilihan Umum) ini untuk bertanya sekalian konsultasi, terkait syarat-syarat pencalonan Bupati dan Wakil Bupati Gresik dari jalur independen," ujar Haji Sueb Abdullah kepada awak media, Jumat (27/9/2019).
Dalam pencalonan ini, dia mengusung duet pengusaha dan akademisi. "Ada Rektor asli Gresik yang sudah menyatakan kesediannya untuk mengabdi kepada masyarakat lewat jalur independen ini," imbuhnya.
[irp]
Sayangnya, Sueb yang merupakan latar belakang pengusaha belum bisa membeberkan sosok nama Rektor aktif tersebut. "Siapa beliaunya (Rektor, red) nanti akan kami sampaikan pada waktu yang tepat," ujarnya.
Alasan Sueb menempuh jalur independen karena ingin bersama-sama masyarakat. Sehingga melalui dukungan ini diharapkan, tidak ada intervensi kepentingan-kepentingan tertentu.
[irp]
Hingga saat ini, jumlah e-KTP yang sudah dikumpulkan sebanyak sekitar 200 ribu. "Jika saya menjadi pejabat yang diusung dari masyarakat, maka nantinya segala kebijakan juga akan dikembalikan untuk kepentingan masyarakat demi perubahan dan kesejahteraan di Kabupaten Gresik," paparnya.
Pantauan di lapangan, kedatangan rombongan Sueb di Kantor KPU telah ditemui seluruh komisioner. Adapun kepastian syarat dukungan calon independen masih menunggu aturan.
"Nanti KPU akan menentukan keputusan syarat minimal dukungan dari independen. Tapi untuk saat ini aturannya memang belum ditetapkan," kata Ketua KPU Gresik, Akhmad Roni. (nul/roh)
Editor : Redaksi