KEK Gresik JIIPE Resmi Beroperasi, Berikut Fasilitas Fiskal yang Bisa Dinikmati Investor

Reporter : Abdul Aziz Qomar - klikjatim.com

Penetapan pengoperasian KEK Gresik (Dok/Kemenko Perekonomian)

KLIKJATIM.Com | Gresik — Keberadaan Kawasan Ekonomi Khusus atau KEK Gresik di Java Integrated Industrial and Ports Estate (JIIPE) diproyeksikan menjadi pusat ekonomi baru di Jawa Timur.

Melalui Keputusan Ketua Dewan Nasional KEK Nomor 1 Tahun 2022 pada 8 November 2022, Pemerintah menyatakan bahwa KEK Gresik telah resmi beroperasi.

Baca juga: Hingga April, Progres Pembangunan Smelter Freeport di JIIPE Gresik Capai 30 Persen

Peresmian KEK JIIPE tersebut juga telah dilakukan secara simbolis dengan penyerahan Surat Keputusan dan Sertifikat Resmi Beroperasi oleh Deputi Bidang Koordinasi Pengembangan Wilayah dan Tata Ruang Kemenko Perekonomian Wahyu Utomo dan Plt. Sekretaris Jenderal Dewan Nasional KEK Elen Setiadi.

Elen menyampaikan, setiap KEK yang ditetapkan melalui Peraturan Pemerintah harus sudah dapat dinyatakan beroperasi paling lama 3 tahun.

Untuk KEK Gresik dalam waktu 1 tahun sudah dapat ditetapkan. Hasil verifikasi lapangan menunjukkan sudah memenuhi standar beroperasi.

“Diharapkan KEK terus progresif dan dapat memenuhi target-targetnya,” ungkap Elen melalui rilis yang diterima Klikjatim dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI, Selasa (22/11/2022).

KEK Gresik JIIPE sendiri memiliki kegiatan utama di bidang industri metal (smelter), industri elektronik, industri kimia, industri energi, dan logistik.

Lebih lanjut, Elen menyebut beroperasinya KEK tersebut turut memberikan dampak positif bagi Badan Usaha (BU) dan Pelaku Usaha (PU) di KEK Gresik berupa hak pemanfaatan fasilitas dan kemudahan ultimate yang menjadi kekhasan dari KEK.

Adapun fasilitas fiskal yang bisa dimanfaatkan diantaranya tax holiday, tax allowance, bebas bea masuk, dan lain-lain.

“Sedangkan untuk fasilitas non fiskal dapat berupa fasilitas di bidang ketenagakerjaan, pertanahan, keimigrasian, kemudahan lingkungan hidup, serta dukungan infrastruktur yang terintegrasi,” ucap Elen.

Dikatakan, setelah langkah penetapan status menjadi KEK dan langkah dua yakni pengoperasian sudah dimulai, maka tahap ketiga yaitu mengisi kawasannya.

“KEK Gresik diharapkan menjadi tumpuan penyerapan tenaga kerja, terutama bagi warga sekitar,” imbuh Elen.

Baca juga: Bea Cukai Serahkan Penetapan Layanan Fasilitas Kepabeanan Kepada Kawasan JIIPE Gresik

Sebagai informasi, KEK Gresik JIIPE yang memiliki luas 2.167 hektare itu telah memiliki anchor investor, yakni PT Freeport Indonesia.

Kehadiran Freeport di KEK Gresik JIIPE bahkan ground breakingya dihadiri langsung oleh Presiden RI Joko Widodo. (yud)