klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Jatah Pupuk Subsidi Untuk Kabupaten Gresik Pada 2024 Turun

avatar Abdul Aziz Qomar
  • URL berhasil dicopy
Petani di Gresik sedang menanam padi (Dok/Dispertan Kab Gresik)
Petani di Gresik sedang menanam padi (Dok/Dispertan Kab Gresik)

KLIKJATIM.Com | Gresik - Alokasi pupuk subsidi untuk Kabupaten Gresik tahun 2024 ini turun drastis bila dibandingkan dengan alokasi tahun 2023.

Sekretaris Dinas Pertanian Kabupaten Gresik Baktiar Gunawan Hutabarat menyampaikan, tahun 2024 ini pupuk subsidi dijatah 9.726 ton untuk jenis NPK, sedangkan untuk urea sebanyak 16.129 ton. Sementara pada 2023, jatah pupuk urea masih 26.083 ton dan NPK 13.377 ton.

"Jelas tidak cukup, tahun kemarin yang lebih banyak saja masih kurang untuk kebutuhan petani, apalagi tahun ini dikurangi," tutur Baktiar Gunawan.

Baca juga: Pupuk Subsidi Untuk Gresik Tahun 2024 Diusulkan Segini
Sebenarnya Pemkab Gresik mengajukan Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) tahun ini cukup banyak. Kebutuhan pupuk subsidi yang diusulkan Dispertan tersebut meliputi 31.712 ton jenis pupuk urea dan 35.809 ton jenis NPK.

"Tapi informasinya di triwulan kedua nanti akan ada tambahan, tapi belum pasti," imbuh Baktiar Gunawan.

Di tahun 2023 kemarin, realisasi pupuk subsidi di Kota Pudak tidak mencapai 100 persen dari yang diusulkan. Pupuk urea, dari jumlah yang diusulkan hanya 88 persen yang direalisasikan oleh pemerintah pusat, sementara NPK hanya 41 persen yang terealisasi dari yang diusulkan.

"Karena saat ini telah memasuki musim tanam, kami dorong petani agar menambah organik," tutur Baktiar Gunawan.

Hal ini tentu menjadi ironi, pasalnya di Kabupaten Gresik sendiri ada pabrik pupuk besar yakni PT Petrokimia Gresik, yang juga mendapatkan mandat pemerintah untuk memproduksi pupuk subsidi. Namun keberadaan Petrokimia di Gresik tampaknya tak menjadi pertimbangan pemerintah pusat untuk memperioritaskan alokasi pupuk subsidi untuk petani di Gresik. (qom)

Editor :