klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Tragedi di Perlintasan KA Kalitidu, Pria Asal Sumatera Selatan Tewas Tertemper KA Gumarang

avatar M Nur Afifullah
  • URL berhasil dicopy
Seorang pria dilaporkan tewas setelah tertemper Kereta Api (KA) Gumarang relasi Pasarsenen–Surabaya Pasar Turi.
Seorang pria dilaporkan tewas setelah tertemper Kereta Api (KA) Gumarang relasi Pasarsenen–Surabaya Pasar Turi.

KLIKJATIM.Com | Bojonegoro – Insiden maut terjadi di jalur perlintasan kereta api Desa Talok, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro pada Kamis (15/1/2026) pagi. Seorang pria dilaporkan tewas setelah tertemper Kereta Api (KA) Gumarang relasi Pasarsenen–Surabaya Pasar Turi. Jasad korban ditemukan terlempar hingga ke area persawahan di sisi selatan rel.

Kapolsek Kalitidu, AKP Saefudinuri, mengungkapkan bahwa saat ditemukan sekitar pukul 06.13 WIB, tidak ada kartu identitas pada tubuh korban. Namun, melalui proses identifikasi sidik jari oleh Tim Satreskrim Polres Bojonegoro, identitas korban akhirnya terungkap.

Korban bernama Indra Saputra (29), kelahiran Muara Enim, Sumatera Selatan. Di lokasi kejadian, polisi hanya menemukan barang-barang pribadi berupa jaket hoodie cokelat dan celana hitam (dikenakan korban), sebuah ponsel dengan foto seorang perempuan terselip di baliknya, dan uang tunai sebesar Rp22.000.

"Jenazah saat ini berada di RSUD Sosodoro Djatikoesomo. Kami sudah berkoordinasi dengan kepolisian daerah asal di Sumatera Selatan. Tantangannya, korban diketahui sudah yatim piatu, sehingga kami masih berusaha menghubungi kerabat lainnya," jelas AKP Saefudinuri.

Berdasarkan keterangan warga sekitar, korban diduga kuat merupakan tunawisma di wilayah tersebut. Mantan Kepala Desa Talok, Supardi, menyebutkan bahwa korban sering terlihat mondar-mandir di sepanjang jalur rel antara Kalitidu dan Talok.

"Pemilik warung di dekat lokasi bercerita kalau korban sering tidur di teras warung. Bahkan sempat ditawari kerja agar punya ongkos pulang ke Sumatera, tapi sepertinya tidak diambil. Informasinya, dia juga sempat punya urusan asmara dengan warga desa tetangga namun gagal," kata Supardi.

Manajer Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, membenarkan insiden yang melibatkan KA Gumarang (perjalanan nomor 164) di KM 108+1/2 petak jalan Tobo–Kalitidu tersebut.

Pihak KAI menyatakan belasungkawa sedalam-dalamnya dan kembali mengeluarkan peringatan keras bagi masyarakat.

"Jalur kereta api adalah area terbatas yang sangat berbahaya. Kami memohon dengan sangat agar masyarakat tidak beraktivitas di sekitar rel demi keselamatan bersama," tegas Mahendro.

Setelah dilakukan pengecekan pada rangkaian dan lokomotif oleh Awak Sarana Perkeretaapian, KA Gumarang dinyatakan aman dan melanjutkan perjalanan menuju Surabaya.

Editor :