Alternatif Bagi Siswa Tak Mampu Beli Paketan, Guru Harus Datang ke Rumah

klikjatim.com
Kepala Dinas Pendidikan Gresik, Mahin. (Miftahul Faiz/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Gresik – Bagi anak sekolah yang tidak bisa mengikuti pembelajaran melalui sistem dalam jaringan (daring) saat memasuki ajaran baru tahun 2020-2021 nanti tidak perlu khawatir. Sebab Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Gresik memberikan kelonggaran, dengan meminta gurunya untuk datang ke rumah peserta didik masing-masing atau melalui sistem luar jaringan (luring).

"Siswa yang tidak mampu, guru kelas tanggung jawab untuk kunjungan ke rumah-rumah siswa," kata Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) Gresik, Mahin saat ditemui di Kantornya, Rabu (22/7/2020).

Baca juga: Balon Udara yang Diduga Bermuatan Petasan Meledak di Atap Rumah Warga Gresik, Dua Orang Terluka Ringan

[irp]

Perlu diketahui ada dua kategori siswa yang dimaklumi untuk tidak mengikuti sistem daring. Antara lainnya bagi siswa tidak mampu membeli paketan, dan siswa yang tidak mempunyai fasilitas wifi atau jaringan internet di daerah tempat tinggalnya kurang memadai. Sehingga gurunya pun harus jemput bola dengan mendatangi rumah mereka.

Mahin menuturkan, dalam pemberian fasilitas kuota paket internet sebenarnya sudah ada. Dan, pengadaan kuota gratis untuk siswa ini dilakukan oleh masing-masing lembaga.

Baca juga: SiLPA APBD Gresik 2025 Tembus Rp452 Miliar, Lebih Besar dari Belanja Modal

"Fasilitas meliputi kouta gratis anggarannya sudah di masing-masing lembaga, jadi tinggal menyesuaikan kemampuan lembaga masing-masing. Termasuk guru yang kunjungan ke rumah-rumah siswa," tandasnya.

[irp]

Selanjutnya, untuk bantuan ke lembaga meliputi bantuan operasional daerah (Bosda) senilai Rp 20 Miliar dan Bos APBN Rp 70 Miliar. Dana tersebut untuk SD maupun SMP Negeri. 

Baca juga: Apresiasi Loyalitas, MPM Honda Jatim Siapkan 6 Unit Honda PCX160 Khusus untuk Konsumen Banyuwangi

"Sedangkan anggaran seragam gratis ditarik untuk tahun ini (SD dan SMP), karena untuk fokus penanganan Covid-19," tambah Mahin.

Sedangkan untuk sekolah swasta, lanjut Mahin, ada hibah bosda yang masih utuh dengan rincian bantuan seragam untuk personal kepada calon siswa. (nul)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru