KLIKJATIM.Com | Pasuruan - Untuk pastikan stok beras aman jelang bulan Ramadan serta mengantisipasi lonjakan harga bahan pokok di pasaran. UPT Pasar Baru Pandaan getol operasi pasar.
Kepala UPT Pasar Pandaan Budi Santoso mengatakan, operasi pasar terus dilakukan. Namun, jelang Ramadan intensitas operasi pasar akan ditingkatkan.
Baca juga: Tujuh Pelaku Penyalahgunaan BBM Bersubsidi Diamankan Polres Pasuruan
Hal itu sebagai antisipasi lonjakan harga dan menstabilkan harga bahan makanan, akibat permintaan yang cenderung meningkat saat Ramadan. "Operasi pasar terus kita gencarkan. Khususnya pada beras. Di bulan puasa dan bulan-bulan tertentu frekuensinya akan lebih di tambah lagi," kata Budi Santoso pada klikjatim,com, Selasa (28/2/2023).
Baca juga: Remaja 13 Tahun Jadi Korban Asusila, Dua Pelaku Diamankan Polres Pasuruan
Ia pastikan, jelang Ramadan dan lebaran stok beras di wilayah Pandaan aman. Saat ini, pihaknya telah melakukan pendataan ke para pedagang beras di Pasar Pandaan Baru. "Ada 20 pedagang beras yang sudah kita data untuk mendapat jatah beras jenis medium," jelasnya.
Dari 20 pedagang beras di Pasar Pandaan Baru. Lima pedagang yang bisa mendapat jatah beras sampai 1 ton. "Untuk pedagang beras lainnya mendapat jatah beras 2,5 kwintal," imbuhnya.
Baca juga: Distribusi LPG di Bojonegoro Capai 38 Ribu Tabung per Hari, Pasokan Diklaim Aman
Pihaknya menghimbau kepada para pedagang beras di Pasar Baru Pandaan untuk tidak menjual beras diatas HET (Harga Eceran Tertinggi). "Jika ada pedagang di Pasar Baru Pandaan kedapatan menjual diatas HET tentunya akan berurusan dengan Satgas Pangan. Dan tidak akan mendapat jatah stok beras lagi," tegasnya. (nul)
Editor : Redaksi