KLIKJATIM.Com | Surabaya – PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) terus memperkuat semangat transformasi di lingkungan perusahaan melalui pembaruan tagline tahunan. Memasuki usia ke-27 pada 2026, TPS mengusung tagline RESILIENCE sebagai simbol komitmen perusahaan untuk terus tumbuh berkelanjutan bersama pelanggan dan para pemangku kepentingan.
Didirikan pada 1999, TPS terus menghadapi tantangan industri logistik dan kepelabuhanan yang dinamis, baik di tingkat nasional maupun global. Perusahaan berkomitmen menjadikan setiap tantangan sebagai katalisator perubahan positif guna menciptakan industri logistik yang semakin tangguh, adaptif, dan kompetitif.
Tagline RESILIENCE, yang mulai digunakan sejak 1 April 2026, dimaknai sebagai komitmen TPS dalam menyatukan manusia, proses, dan teknologi demi menghadirkan manfaat berkelanjutan bagi pelanggan serta stakeholder. Semangat tersebut tercermin dari konsistensi TPS dalam menjaga keandalan layanan di tengah perubahan kebutuhan pelanggan dan pola perdagangan global.
Sebagai bagian dari implementasi semangat tersebut, TPS terus membangun sinergi, kolaborasi, dan komunikasi intensif dengan seluruh pihak. Sepanjang April 2026, TPS menggelar berbagai kegiatan, mulai dari forum diskusi bersama pelanggan hingga kegiatan santai seperti kompetisi olahraga dan fun cooking.
Salah satu agenda utama adalah Focus Group Discussion (FGD) bersama pelanggan dalam rangka memperingati Hari Konsumen Nasional 2026. Forum ini menjadi ruang dialog untuk menggali pengalaman pelanggan serta kebutuhan layanan di TPS, baik untuk terminal petikemas internasional maupun domestik.
Melalui diskusi tersebut, TPS mendorong komunikasi dua arah yang konstruktif sebagai dasar evaluasi, perbaikan, dan pengembangan layanan ke depan.
Selain itu, TPS juga mengadakan kegiatan fun cooking bersama pelanggan dan stakeholder di area Gedung Administrasi TPS. Kegiatan ini bertujuan mempererat hubungan melalui suasana santai sekaligus memperkuat kepercayaan dan kedekatan yang telah terjalin.
Sekretaris Perusahaan TPS, Erika Asih Palupi, mengatakan tema RESILIENCE mencerminkan komitmen perusahaan untuk terus bertumbuh melalui penguatan sinergi dengan pelanggan dan pemangku kepentingan.
“Bagi TPS, ketangguhan tidak hanya dimaknai sebagai kemampuan bertahan di tengah dinamika industri, tetapi juga kesiapan untuk beradaptasi, berinovasi, dan memberikan kebermanfaatan yang konsisten melalui layanan yang handal dan berkualitas,” ujarnya.
Ia menambahkan, berbagai inisiatif tersebut merupakan bagian dari pendekatan customer-centric TPS. Melalui komunikasi yang terbuka dan kolaboratif, perusahaan ingin memastikan masukan pelanggan menjadi landasan penguatan proses bisnis, sumber daya manusia, dan teknologi.
“Dengan demikian, TPS dapat terus menjaga kepercayaan pelanggan sekaligus berkontribusi positif terhadap kelancaran logistik nasional,” tambah Erika.
Sejalan dengan semangat Reliable Terminal with Service Excellence, TPS terus berupaya menghadirkan layanan yang handal, efisien, dan berorientasi pada kebutuhan pengguna jasa. Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari kontribusi TPS dalam mendukung arus logistik nasional serta pertumbuhan ekonomi Indonesia secara berkelanjutan.
Editor : Abdul Aziz Qomar