KLIKJATIM.Com | Surabaya – PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA kembali membuktikan taji manufaktur perkeretaapian nasional di kancah internasional. Perusahaan pelat merah yang berbasis di Madiun ini resmi mengirimkan dua unit locomotive platform tambahan pesanan dari UGL RS Pty Limited ke Australia.
Kedua unit yang dikirim kali ini merupakan unit ke-17 dan ke-18 dari total ikatan kontrak pengadaan 50 unit locomotive platform yang telah ditandatangani sejak tahun 2021 silam. Proyek jumbo ini diketahui memiliki nilai investasi kontrak mencapai sekitar Rp145 miliar atau setara USD8,4 juta.
Proses pemuatan dan pengiriman komoditas ekspor bernilai tinggi ini dilaksanakan melalui fasilitas Terminal Petikemas Surabaya (TPS) pada Jumat (10/7/2026). Pemanfaatan gerbang pelabuhan ekspor di bawah kelolaan BUMN ini sekaligus menjadi bukti nyata efektivitas sinergi antar-perusahaan negara dalam menyokong kelancaran rantai pasok dan logistik ekspor industri nasional.
Pengapalan berkala ini kian menegaskan keberlanjutan ekspansi pasar luar negeri PT INKA, terutama di kawasan Australia dan Selandia Baru. Tercatat hingga pertengahan tahun 2026, PT INKA telah sukses memasok lebih dari 1.000 unit gerbong barang serta belasan unit locomotive platform untuk mendukung operasional transportasi kereta api di kedua negara tangguh tersebut.
Komisaris PT INKA (Persero), Sangap Surbakti, mengungkapkan bahwa pengiriman kali ini menjadi tonggak capaian yang sangat krusial bagi korporasi. Hal ini membuktikan bahwa standar kualitas produk dalam negeri mampu bersaing dan diakui secara global.
“Pengiriman ini merupakan capaian penting bagi INKA karena menunjukkan bahwa produk manufaktur perkeretaapian nasional tidak hanya digunakan di Indonesia, tetapi juga dapat diterima oleh pasar internasional. Kami menyampaikan apresiasi kepada seluruh stakeholder yang telah mendukung kelancaran proses pengiriman ini serta seluruh Insan INKA,” ujar Sangap.
Lebih lanjut, Sangap menekankan bahwa sebagai perwakilan entitas negara di pasar global, INKA mengemban misi besar untuk menjaga reputasi dan nama baik Indonesia. Oleh sebab itu, ekosistem ekspor yang sehat sangat dibutuhkan.
“Kami berharap dukungan terhadap kegiatan ekspor produk industri nasional dapat terus diperkuat melalui regulasi yang kondusif, proses perizinan yang efisien, serta koordinasi lintas instansi. Dukungan tersebut penting agar perusahaan Indonesia mampu memenuhi komitmen kepada pelanggan global dan semakin kompetitif di pasar internasional,” tambahnya.
Lewat keberhasilan realisasi kontrak berjalan ini, PT INKA berkomitmen penuh untuk terus mendongkrak kapasitas produksi dan daya saing teknologi perkeretaapian nasional agar selalu relevan dengan standar ketat pelanggan global, sekaligus memperluas kontribusi ekspor non-migas Indonesia di masa mendatang.
Editor : Fatih