KLIKJATIM.Com | Surabaya – Memilih sekolah vokasi kini bukan lagi sekadar alternatif, melainkan langkah strategis dalam membuka peluang karier yang luas di masa depan. Melalui program Teknik Sepeda Motor (TSM) Honda, PT Mitra Pinasthika Mulia (MPM Honda Jatim) distributor sepeda motor Honda wilayah Jatim dan NTT, konsisten melahirkan lulusan SMK yang kompeten, profesional, dan siap diserap industri otomotif nasional.
Program TSM Honda hadir sebagai wujud nyata sinergi link and match antara dunia pendidikan dan dunia industri (DUDI). Kurikulum pembelajaran yang diterapkan telah diselaraskan secara presisi dengan perkembangan teknologi mutakhir sepeda motor Honda. Program ini juga didukung penuh lewat pelatihan guru, sertifikasi kompetensi, serta praktik kerja aplikatif guna membentuk karakter serta etos budaya kerja industri pada diri siswa.
Lulusan dari program TSM Honda terbukti memiliki bentang karier yang sangat variatif. Mereka tidak hanya diproyeksikan menjadi mekanik atau teknisi di jaringan bengkel resmi Honda (AHASS) semata, namun juga berpeluang kuat berkembang menjadi Service Advisor, Kepala Bengkel, Technical Support, Technical Instructor, hingga menjadi wirausahawan dengan membangun usaha bengkel mandiri.
Kiprah sukses alumni program ini salah satunya dibuktikan oleh Iqbal. Alumni SMKN 1 Geger Madiun ini kini sukses meniti karier sebagai Technical Instructor di MPM Honda Jatim. Selain Iqbal, ada pula Sarony, alumni SMKN 1 Bendo Magetan, yang berhasil menembus ketatnya persaingan industri dan kini menjadi bagian penting dari tim penyokong layanan purna jual (after sales) MPM Honda Jatim.
Technical Service Division Head MPM Honda Jatim, M. Bondan Priyoadi, menegaskan bahwa cetak biru program TSM Honda memang dirancang komprehensif agar lulusannya memiliki keunggulan kompetitif yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja modern.
"Melalui program TSM Honda, kami menghadirkan pendidikan vokasi yang memberikan dampak nyata bagi masa depan siswa. Mereka tidak sekadar dibekali keterampilan teknis, melainkan juga kedisiplinan, adaptasi, dan budaya pelayanan prima yang menjadi kebutuhan utama industri. Ini adalah wujud komitmen kami dalam semangat Sinergi Bagi Negeri untuk mencetak SDM unggul," ungkap Bondan, Jumat (10/7/2026).
Sepanjang masa pendidikan, para siswa binaan TSM Honda juga mendapatkan fasilitas pengayaan pengalaman yang matang. Mulai dari kewajiban Praktik Kerja Lapangan (PKL) di jaringan bengkel AHASS, uji kompetensi standar pabrikan, bedah teknologi motor terbaru, hingga pembinaan intensif untuk menghadapi berbagai ajang kompetisi keterampilan teknik.
Guna menjaga keberlanjutan kualitas, MPM Honda Jatim juga terus memperkuat ekosistem vokasi ini dengan memperluas pengembangan Tempat Uji Kompetensi (TUK) di berbagai SMK binaan serta melakukan standardisasi berkala terhadap para tenaga pendidik.
"Kami akan terus mempererat kolaborasi dengan sekolah-sekolah binaan TSM Honda. Kami berharap program ini dapat terus menjadi jembatan emas bagi generasi muda untuk meraih karier yang membanggakan, sekaligus menjadi penyuplai utama kebutuhan tenaga kerja berkualitas tinggi di Indonesia," pungkas Bondan.
Editor : Fatih