Corona Masuk Indonesia, RSUD dr Soegiri Lamongan Siapkan Ruang Isolasi

klikjatim.com
Direktur RSUD Dr. Soegiri Lamongan Dr. M Chaidir Annas menjelaskan kesiapsiagaan RSUD dr Soegiri Lamongan dalam penanganan pasien virus Corona (Achmad Bisri/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Lamongan – RSUD Dr. Soegiri Lamongan menyiapkan satu ruang isolasi di Instalasi Gawat Darurat (IGD). Ruangan itu akan digunakan untuk antisipasi jika terdapat masyarakat Kabupaten Lamongan yang terkena virus corona.

Hal itu seperti disampaikan Direktur RSUD Dr. Soegiri Lamongan Dr. M Chaidir Annas saat mendampingi sidak Bupati dan rombongan Forkopimda Lamongan. Mereka ingin melihat langsung kesiapsiagaan RSUD Dr. Soegiri Lamongan untuk penanganan pasien Corona.

Baca juga: Bawa Semangat Sportivitas, Honda DBL 2026 East Java – South Resmi Bergulir Jadi Wadah Potensi Pelajar di Malang

dr. Annas mengungkapkan, RSUD Dr. Soegiri  Lamongan mempersiapkan ruangan isolasi yang terdiri dari ruangan antara dan ruang perawatan. Di ruang isolasi itu disiapkan dua tempat tidur untuk pasien, mulai dari tabung oksigen hingga ventilator khusus untuk ruangan itu, dimana petugas akan mengenakan pakaian khusus agar tidak terkontaminasi penyakit pasien.

"Sementara tim kesiapsiagaan yang dibentuk juga sudah disosialisasikan mengenai penanganan pasien terduga virus corona," imbuh dr Annas, Rabu (04/03/2020).

Dalam sidak kali ini juga diadakan simulasi bagaimana petugas dalam penanganan pasien virus Corona. Pada saat simulasi, petugas yang nantinya akan menangani kasus itu juga disiapkan peralatan lengkap, mulai masker n95, penutup kepala, kacamata, hingga seragam sekali pakai. “Jadi petugas yang menangani juga tidak tertular,” ujar dia.

Direktur RSUD Dr. Soegiri Lamongan Dr. M Chaidir Annas menjelaskan, ruangan isolasi ini adalah ruang sebelum kontak langsung dengan pasien dimana petugas akan mengenakan pakaian khusus agar tidak terkontaminasi penyakit pasien.

[irp]

Baca juga: Aktivitas Meningkat, Bandara Notohadinegoro Jember dan Basarnas Teken PKS Tanggap Darurat Penerbangan

Selain itu, ia menambahkan, tim itu juga bertugas memberi edukasi ke masyarakat dan menangkal informasi yang tidak benar. Hal itu dilakukan agar masyarakat juga tidak panik ketika ada terduga pasien corona. RSUD dr Soegiri juga akan selalu kordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Lamongan untuk antisipasi penyebaran virus corona. 

[irp]

"Misalnya, untuk menginformasikan agar setiap puskesmas yang akan mengirim pasien diduga terkena virus corona bisa memberi kabar terlebih dulu," tuturnya.

Baca juga: Menerapkan Prinsip CSV, Program TJSL PLN Dorong Kemandirian Ekonomi dan Pelestarian Lingkungan di Berbagai Daerah

Kendati demikian, menurut dia, hingga saat ini belum ada laporan adanya pasien positif atau terduga pasien virus corona di Kabupaten Lamongan. “Jangan sampai ada,” tandasnya. 

Sementara itu Bupati Lamongan, Fadeli mengatakan, RSUD Dr. Soegiri  sudah memiliki pengalaman dalam menangani virus flu burung. Karena itu, ia meyakini, jika ada warganya yang terindikasi terserang virus corona dapat diobati di rumah sakit itu. Sebab, penanganan pasien virus corona tak jauh berbeda dengan flu burung.

“Harapan kita jangan sampai ada di Kabupaten Lamongan, namun demikian kita tetap mengantisipasi sejak dini," pungkasnya. (bis/bro) 

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru