Pesawat Airfast Rute Surabaya-Bawean Tak Beroperasi, Hanya Tersedia Jalur Laut

klikjatim.com
BERHENTI OPERASI : Pesawat Airfast Indonesia yang melayani penerbangan Surabaya-Bawean. (Dok/klikjatim.com)

GRESIK – Sampai sekarang pesawat perintis Airfast Indonesia rute Surabaya-Bawean Kabupaten Gresik, Jawa Timur, belum juga beroperasi. Terhitung hampir 3 bulan. Artinya, akses menuju pulau putri--sebutan lain untuk Pulau Bawean--tersebut hanya tersedia melalui jalur laut.

“Karena tendernya belum selesai dan itu (tender) menjadi kewenangan Kementerian Perhubungan (Kemenhub),” ujar Kepala Bidang (Kabid) Angkutan Dinas Perhubungan (Dishub) Gresik Vincensius Roni Soebiyantoro, Minggu (10/03/2019).

Baca juga: Cuaca Ekstrem Hambat Pasokan Oksigen ke Bawean, Dinkes Gresik Siapkan Pengiriman Darurat

Menurut dia, tender pesawat yang melayani penerbangan rute Surabaya-Bawean pulang pergi (PP) dilakukan setiap tahun. Sehingga saat ini masih proses kontrak ulang. “Kami hanya bisa menunggu hasilnya saja," imbuhnya.

Baca juga: Dua Insiden di Perairan Bawean Gresik, Perahu Nelayan Lamongan Hilang Kontak dan Nelayan Bawean Belum Kembali Melaut

Untuk sementara akses transportasi menuju Pulau Bawean hanya dilayani lewat jalur laut menggunakan kapal. Yaitu Kapal Ekspress Bahari dan Natuna Ekspress.

Diharapkannya, kondisi cuaca bisa bersahabat. Tidak terjadi gelombang tinggi yang dapat menghambat penyeberangan kapal sehingga akses menuju Pulau Bawean bisa lumpuh total.

Baca juga: Kapasitas Kapal Tak Bertambah, Penumpang Arus Balik dari Pulau Bawean ke Daratan Gresik Terlantar

“Terkait akses dengan penerbangan pesawat akan kami komunikasikan terus dengan Kemenhub, supaya lelangnya bisa cepat selesai,” tandasnya. (roh/*)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru