Dermaga Bawean Rusak, Kapal Barang Terhambat Sandar

Reporter : Redaksi - klikjatim

Foto: Kondisi kerusakan di dermaga Pulau Bawean. (Ist)

GRESIK – Transportasi jalur laut di Pulau Bawean kembali bermasalah. Kali ini giliran kapal barang yang mengalami hambatan bersandar. Itu setelah pelabuhan di pulau terluar Kabupaten Gresik, Jawa Timur, ada kerusakan setelah ditabrak Kapal Gili Lyang beberapa waktu lalu.

Saat ini kondisinya membahayakan. Tiang penyangga breasting dolphin hampir roboh. “Iya kami sudah mendapatkan informasi terkait kejadian tersebut dan petugas dari Dinas Perhubungan (Dishub) Gresik, juga sudah mendapatkan laporan itu,” kata Camat Sangkapura, Abdul Adim, Rabu (06/01/2019).

Secara terpisah, Kepala Bidang Angkutan Dishub Gresik, Roni Soebiyantoro menegaskan, bahwa kerusakan dermaga di Pulau Bawean hanya untuk jalur kapal barang. Adapun kondisi di jalur kapal penumpang tidak ada masalah.

“Kami juga sudah menindaklanjuti permasalahan ini,” imbuhnya.

Menurut dia, pihaknya sudah berkomunikasi dengan Dishub Jatim dan PT ASDP selaku pemilik kapal Gili Lyang. Mereka siap memperbaiki kerusakan tersebut.

Hanya saja waktunya belum bisa dipastikan. Karena membutuhkan biaya sangat besar. Mencapai miliaran rupiah. “Tapi nanti akan kami komunikasikan lagi agar secepatnya ditindaklanjuti,” lanjut Roni.

Ditambahkannya, tindakan sementara adalah merobohkan breasting dolphin yang mengalami kerusakan. Artinya, dari 3 breasting dolphin yang berfungsi hanya dua. Sehingga dermaga tetap bisa difungsikan. (wan/nul)