GRESIK – Banjir akibat hujan deras terjadi di sejumlah titik Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Selain di jalan raya dan beberapa desa, kondisi banjir juga melanda area sekitar pemakaman Maulana Malik Ibrahim di Gresik Kota.
Pantauan di lapangan, genangan air memenuhi sekitar makam yang posisinya memang lebih rendah. Hal ini membuat peziarah tidak bisa masuk dan duduk lebih dekat di bagian dalam area pemakaman.
Baca juga: Puluhan Hewan Kurban Dibagikan BKMS dan Tenant JIIPE untuk Masyarakat Gresik
“Air mulai menggenang sejak tadi malam,” tutur Firman, Pegawai Yayasan Maulana Malik Ibrahim, Rabu (06/03/2019).
[irp]
Baca juga: Bupati Gresik Minta Penyedia Jasa Jaga Integritas, Pengadaan Barang dan Jasa Diawasi Ketat
[irp]
Kondisi demikian bukan terjadi kali pertama. Menurutnya, ketika hujan lebat memang sering tergenang air. Sebab posisinya lebih rendah dibandingkan lainnya. “Sudah setiap tahun seperti ini,” imbuhnya.
Baca juga: SMF Bersama Pemkab Gresik Serahkan 35 Rumah Layak Huni kepada Warga MBR di Pulo Pancikan
Secara terpisah, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Gresik, Migfar Syukur menerangkan, pihaknya akan menindaklanjuti ke pemerintah pusat. Sebab Pemkab Gresik tidak mempunyai wewenang.
“Situs makam Maulana Malik Ibrahim merupakan aset pemerintah pusat. Apalagi perbaikan terhadap situs cagar budaya harus hati-hati dan melibatkan para ahli sejarah agar tidak merusak keaslian,” paparnya. (roh/*)
Editor : Redaksi