Saling Ejek, Dua Geng Pelajar di Surabaya Baku Hantam Hingga Luka Parah

klikjatim.com
Ilustrasi tawuran anak-anak di Surabaya. (ist)

KLIKJATIM.Com I Surabaya - Tawuran antar pemuda pecah di Kota Pahlawan. Akibatnya satu pelajar kritis dan harus dilarikan ke rumah sakit. Polisi masih melakukan penyelidikan terhadap kasus ini.

[irp]

Baca juga: Pascagempa M7,7 Flores: Pasokan Listrik Utama PLN Pulih 100 Persen, Fokus Perbaiki Jaringan Distribusi ke Warga

Kanit Reskrim Polsek Asemrowo Iptu Riskika mengungkapkan, tawuran terjadi karena saling ejek antar geng Populer dan barisan tanpa pemimpin (BTP) di media sosial. Pelaku dan korban janjian bertemu dan saling serang.

"Motifnya saling ejek geng Populer dan BTP lalu saling tantang di media sosial Facebook," tutur Riskika seperti dikutip dari laman detikcom, Selasa (9/2/2021).

"Kemudian mereka bertemu dan tawuran pada Sabtu (6/2) dini hari di Jalan Dupak Rukun tepat di depan Pasar Loak Baru," tandasnya.

Akibat tawuran itu, lanjut Riskika, satu orang mengalami luka bacok dan harus dilarikan ke rumah sakit. Korban adalah MDS (16).

Baca juga: Gelar Honda AT Family Day di Bojonegoro, MPM Hati-Hati Manjakan Warga lewat Hiburan dan Promo Menarik

"Korban mengalami luka bacok di kepala belakang, tangan kanan sobek, kaki kanan patah. Korban kemudian dilarikan ke RS," jelasnya.

Atas kejadian itu, keluarga korban kemudian tak terima dan melaporkan ke polisi. Dua orang yakni MA (17) dan MS (16) kemudian ditetapkan menjadi tersangka.

"Dari keterangan kedua orang tersebut diperoleh pengakuan bahwa telah melakukan pengeroyokan terhadap korban dan kami tetapkan menjadi tersangka," ujar Riskika.

Baca juga: Pascagempa NTT: Operasional Pelabuhan Pelindo Berangsur Normal, Perbaikan Pelabuhan Maumere Dipercepat

Kedua tersangka ini, lanjut Riskika, dijerat dengan Pasal 170 ayat (1), ayat (2) ke 1e, 2e KUHP Jo UU RI No.11 tahun 2012 Tentang Sistem peradilan Pidana Anak.

"Kami kenakan pasal pengeroyokan. Tapi karena kedua tersangka masih di bawah umur maka nantinya masuk di peradilan anak," pungkasnya. (ris)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru