KLIKJATIM.Com | Jakarta - Dalam rangka mendukung Gerakan Go Green, Pertamina EP Cepu (PEPC) yang merupakan Zona 12 Regional Indonesia Timur Subholding Upstream Pertamina telah aktif melakukan sejumlah kegiatan ramah lingkungan. Termasuk salah satunya adalah mengurangi laju pemanasan global melalui program penghijauan.
[irp]
Melalui program ini PEPC telah melakukan penanaman pohon trembesi sebanyak 25 ribu pohon sejak dimulainya program ini pada 2018 dan terus berlanjut hingga sekarang. Dari jumlah tersebut terjadi penyerapan sekitar 45 ribu ton karbon CO2.
Berangkat dari manfaat yang didapat dari program ini, maka pada tahun 2021 dilakukan penambahan penanaman sebanyak 9 ribu pohon. Adapun lokasi penanaman pohon trembesi ini yaitu di sekitar area proyek (Jambaran Tiung Biru?) hingga di sepanjang jalur jalan Bojonegoro - Ngawi, jalan-jalan kabupaten sekitar serta di beberapa embung atau cekungan penampungan air.
Tak hanya itu. Melalui Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM), PEPC bersinergi dengan Perhutani dan petani penggarap lahan hutan yang tergabung dalam Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) yang juga didukung oleh SKK Migas dari tahun 2019-2021, sukses menjalankan program agroforestry berbasis kawasan hutan.
Dalam kegiatan agroforestry ini, PEPC bersama LMDH telah menanam pohon kelengkeng sebanyak 2.500 bibit.
Selain itu, PEPC juga mengembangkan Program Green School di 9 sekolah di sekitar wilayah operasi. Kegiatan dari program ini yaitu pembentukan kelompok kerja sadar lingkungan, pendampingan penanaman tanaman hijau di lingkungan sekolah dengan metode hidroponik/aeroponik dan juga kampanye Go Green School.
Menurut Manager JTB Site Office & PGA PEPC, Edy Purnomo, program-program ini diharapkan dapat berkontribusi untuk mengurangi emisi gas rumah kaca dan menahan laju pemanasan global. "Tentu kontribusi ini diharapkan dapat membantu mengurangi risiko dan dampak dari perubahan iklim yang sedang melanda bumi kita,” tandas Edy. (*)
Editor : Redaksi