KLIKJATIM.Com I Pasuruan - Suhu politik jelang pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Pasuruan 09 Desember mendatang mulai terasa. Terbukti, aksi perusakaan baliho salah satu pasangan calon terjadi di sejumlah titik.
[irp]
Baliho pasangan calon Saifullah Yusuf (Gus Ipul)- Adi Wibowo (Mas Adi) dirusak orang tidak dikenal diduga menggunakan pisau atau sajam.
"Kalau melihat pola pengrusakannya dilakukan dengan senjata tajam mungkin pake silet atau pisau," ungkap Ketua Dewan Pengarah Tim Pemenangan Gus Ipul-Mas Adi, Ismail Marzuki Hasani, usai rapat koordinasi ketua-ketua partai koalisi Gus Ipul-Mas Adi, Minggu, (25/10/2020).
Ismail yang juga ketua DPW PKB Kota Pasuruan ini mengatakan, pengerusakan dilakukan secara sistematis karena terjadi hanya dalam semalam. Baleho yang rusak juga tersebar di berbagai wilayah.
"Kami melihat ada upaya untuk membuat situasi caos. Ini pendzoliman. Dengan penyobekan ini mereka berharap pendukung kami panas dan membalas," ujar Ismail.
Pihaknya bersama partai pengusung lainnya menyerahkan kasus perusakan baliho ke aparat kepolisian untuk mengusutnya.
"Seluruh anggota tim, relawan maupun simpatisan dan kelompok pendukung Gus Ipul-Mas Adi harap tenang, jangan membalas dan jangan sampai terpancing. Kami segera lapor ke Polisi dan Bawaslu, ini sudah masuk wilayah pidana," himbaunya.
Ia mendesak, baik kepolisian ataupun Bawaslu Kota Pasuruan harus segera mengusut tuntas insiden penyobekan baliho ini.
Dari pantauan KlikJatim.com dilapangan, pengerusakan terjadi pada dini hari karena pada Sabtu 24 Oktober 2020 malam baliho belum tampak rusak dan baru pada 25 Oktober 2020 pagi ditemukan beberap baliho rusak diantaranya, di Tambaan Kulon dan Tambaan Lor, selain itu juga di Kawasan Gentong, juga daerah Sebani. Tak hanya itu, di daerah Lecari juga terdapat baliho pasangan nomor urut 01 yang juga dirusak. (bro)
Editor : Redaksi