KLIKJATIM.Com | Batu - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parwangsa membuka Konferensi Wilayah (Konferwil) 2 Asosiasi Media Siber Indonesia Jatim di Kota Batu, Sabtu (24/10/2020). Gubernr hadir didampingi Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko didampingi Ketua AMSI Jatim, Arief Rachman.
[irp]
Dalam kesempatan itu, Gubernur Khofifah menjelaskan, Jatim akan membangun diaspora UKM di luar negeri yang memperkuat perekonomian UKM Jatim. Untuk itu Khofifah mengajak media anggota AMSI bersama sama membangun penguatan UKM.
[caption id="attachment_37855" align="alignnone" width="300"]
Gubernur Jatom Khofifah didampingi Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko dan pengurus AMSI Jatim saat membuka Konferwil AMSI di Batu.[/caption]
Dikatakan, hate spech bisa mengganggu dan nemudarkan persatuan nasional serta pershabatan dan kerukunan di msyarakat. Untuk itu gubernur meminta AMSI bisa memerangi perpecahan itu melalui konten yang sehat dan profesional.
"Di momen Sumpah Pemuda mari kita perkuat persatuan melalui konten sehat dan profesional untuk membangun persatuan, jiwa kesatuan dan kerukunan di Jawa Timur," pesan Gubernur Khofifah.
Di tempat yang sama Ketua AMSI Jawa Timur, Arief Rachman mengatakan, penyelenggaraa Konferwil AMSI di Batu sekaligus untuk menumbuhkan perekonomian Jatim, khususnya di Kota Batu. Dalam situasi pandemi, tidak bisa bekerja dan hidup sendiri, karena semuanya harus bergotong royong.
"Media harus bisa bersinergi untuk bekerja sama dengan pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di masa pandemi. Salahsatu upayanya dengan menerbitkan konten yang positif sehingga pandemi ini bisa segera berakhir," kata Arief Rachman.
Ketua AMSI Pusat Wenseslaus Manggu pada sambutannya secara virtual menjelaskan, pandemi membuat semua serba sulit. Namun ada perubahan perilaku publik dalam mengkonsumsi berita dan konten. Lokal konten sangat penting bagi masyarakat setempat lebih membutuhkan konten di tingkat lokal daripada level nasional.
"Atau lokal konten dengan rasa nasional dalam kemasanya yang bagus hingga bisa dinikmati masyarakat setempat. Sekali lagi konten yang positif akan mempengaruhi perilaku masyarakatnya. Untuk itu kami mengajak media anggota AMSI melakukan orkestrasi agar kontennya sehat," ujar Wenseslaus. (hen)
Editor : Redaksi