klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Hadir Pelantikan Dikawal Polisi, Terdakwa Mahmud Tidak Ikut Foto Bersama

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Mahmud memasuki mobil polisi yang telah menjemputnya. (Koinul M/klikjatim.com)
Mahmud memasuki mobil polisi yang telah menjemputnya. (Koinul M/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com ǀ Gresik – Terdakwa kasus dugaan penipuan dan penggelapan atas penjualan tanah yang sekarang dipakai proyek AKR Grand Estate Marina (GEM) City di Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, Mahmud, resmi dilantik sebagai anggota DPRD Gresik periode 2019-2024. Agenda pengucapan sumpah dan janji jabatan berlangsung di ruang rapat paripurna DPRD Gresik, Jumat (23/8/2019).

Pantauan di lapangan, nampak politisi Partai Nasdem yang divonis hukuman penjara 2 tahun oleh Pengadilan Negeri (PN) Gresik tersebut hadir mengikuti pelantikan. Selain didampingi seorang perempuan yang memakai baju dress panjang warna biru, juga terlihat anggota kepolisian bersenjata ikut mengawal Anggota DPRD Gresik dapil 8 (Sidayu, Bungah dan Manyar) ini.

[irp]

Setelah dilantik, Mahmud yang mengenakan songkok dan jas hitam lengkap beserta pin lencana DPRD tersebut menerima ucapan selamat dari para pejabat secara bergantian. Termasuk dari Bupati Gresik, Sambari Halim Radianto dan Wakilnya, Mohammad Qosim.

Tidak lama kemudian, Mahmud bergegas meninggalkan ruangan lewat pintu samping tanpa ikut foto bersama terlebih dahulu. Sebab dia harus kembali ke Rumah Tahanan (Rutan) Banjarsari, Kecamatan Cerme.

“Nggak ikut,” ujar Mahmud, ketika disusul pegawai Sekretariat Dewan (Setwan) untuk mengikuti sesi foto bersama Anggota DPRD Gresik periode 2019-2024.

[irp]

Seperti diberitakan sebelumnya, bahwa terdakwa Mahmud dikabarkan tetap mengikuti pelantikan di tengah kasus hukum sedang melilitnya. Kini mantan Kades Banyuwangi, Kecamatan Manyar itu sedang berjuang dengan mengajukan banding di Pengadilan Tinggi Jawa Timur.

“Iya tetap optimis,” kata Mahmud, sambil tersenyum saat ditanya klikjatim.com terkait pengajuan bandingnya, sebelum masuk ke mobil polisi untuk meninggalkan kantor DPRD Gresik. (nul/rtn)

Editor :