KLIKJATIM.Com I Surabaya - Warga Simomulyo Baru, Sukomanunggal Surabaya dibuat resah dengan layanan Perusahaan Daerah Air Minum ( PDAM). Beberapa bulan terakhir ini aliran air cur pet, mengecil disiang hari. Bahkan di waktu tertentu tidak keluar sama sekali. "Hampir setiap jam 06.00 pagi air PDAM sudah tidak mengalir, dan baru mengalir nanti pada malam hari sekitar jam 22.00 ," kata salah satu warga di RW 4, Yuli.
[irp]
Banyak pelanggan di wilayah RW 4 Simomulyo Baru yang mengeluh karena hal ini, bahkan hampir semua ketua RT di wilayah setempat mendapatkan laporan yang sama dari warganya.
Ketua RW setempat, Sumargono mengatakan pada tgl 29 Agustus 2020 beberapa pengurus RT mengatas namakan tim Paguyuban Blok 6 telah melayangkan surat laporan yang ditujukan kepada Direktur PDAM Surya Sembada kota Surabaya. Memohon agar melakukan pemeriksaan dan perbaikan pipa induk PDAM diwilayah setempat.
Pada awal September, ada respon dari PDAM Surabaya dengan meluncurkan tim pekerja lapangan dari CV. Jaya Makmur selaku kontraktor. Tim ini mendeteksi dan memperbaiki jika ada pipa saluran PDAM yang bermasalah.
Ternyata tim dari PDAM kebingungan mencari titik lokasi pipa induk yang akan digali. Sehingga penggalian tahap pertama selesai tanpa hasil.
Di hari yang berbeda CV. Jaya Makmur bersama Imam selaku pengawas dari PDAM Surabaya melakukan penggalian tahap 2 di lokasi berbeda yang berjarak ± 300m dari lokasi pertama. Dua titik di lokasi yang berbeda telah di gali namun tidak membuahkan hasil.
"Yang sangat disayangkan adalah, saat pihak dari PDAM bersama tim pekerja lapangan dari CV. Jaya Makmur datang dan meninggalkan wilayah kami tanpa permisi", ujar Sumargono selaku pejabat daerah tersebut.
Akibatnya Sumargono dan pengurus lainnya tidak sempat bertanya dan ditanya seputar pelaksanaan pekerjaan tersebut. " Jadi kami tidak tahu apakah masih ada pekerjaan tahap selanjutnya atau PDAM sudah nyerah ? ", cetus salah seorang pengurus setempat.
Karena sulitnya air PDAM mengalir, sebagian warga mensiasati dengan menggunakan tandon dan pompa air guna menampung air pada malam hari saat aliran mulai lancar. Langkah ini dinilai paling tepat, karena tidak mungkin terus menunggu lancarnya air PDAM pada siang hari.
Keluhan lain juga di lontarkan Hengki warga RT.1/RW.4 Simomulyo Baru. Ia menuturkan, akibat tidak normalnya pasokan air PDAM kami dan beberapa tetangga sekitar terpaksa memilih mandi pada malam hari .
Hal senada juga disampaikan Jihadudin Awwal selaku ketua RT.3 diwilayah tersebut. Penurunan debit air PDAM sudah dirasakan sekitar 5 bulan terakhir ini, "akibatnya aktifitas rumah seperti mandi, mencuci hingga kebutuhan lainnya tidak berjalan sebagaimana mestinya," tutur Jihadudin Awwal.
Warga memohon kepada PDAM Surya Sembada Surabaya untuk memperhatikan dan segera menindak lanjuti pekerjaan yang sudah menjadi tugasnya untuk melayani masyarakat dalam pendistribusian air bersih.(rtn)
Editor : Redaksi