klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Pengaruh BDH Berkurang, Peluang Wisnu Maju di Pilwali Surabaya Terbuka Lebar

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Pengamat politik dari Unijoyo, Mochtar W Oetomo. (Try Wahyudi/klikjatim.com)
Pengamat politik dari Unijoyo, Mochtar W Oetomo. (Try Wahyudi/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com ǀ Surabaya – Peluang Wisnu Sakti Buana untuk maju dalam Pemilihan Wali (Pilwali) Kota Surabaya, dari PDIP nampaknya akan semakin terbuka lebar. Sebab posisi Bambang DH (BDH) yang ditengarai bisa menjadi batu ganjalan langkah Wisnu, kini sudah tidak menjabat lagi sebagai ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) DPP PDIP.

Pengamat politik asal Universitas Trunojoyo Madura (Unijoyo), Mochtar W Oetomo mengatakan, BDH yang sebelumnya memiliki calon sendiri di Pilwali Surabaya dinilai mulai kehilangan pengaruh. Sehingga nama Wisnu yang sempat tenggelam akhirnya bisa kembali terangkat dan mempunyai peluang besar.

[irp]

“Semua tahu kalau ada tiga faksi di PDIP Surabaya, yaitu faksi Bambang DH, faksi Risma dan Wisnu. Namun saat itu Bambang DH masih ketua Bapilu di DPP PDIP, maka nama Wisnu tenggelam. Dan setelah Bambang DH tak menjadi ketua Bapilu DPP PDIP yang diganti Bambang Wuryanto, sehingga peluang Wisnu terbuka kembali untuk maju Pilwali Surabaya,“ menurut Mochtar W Oetomo di Surabaya.

Lebih jauh lagi, Mochtar yang juga pengamat politik Surabaya Survei Centre (SSC) melihat telah mengerucutnya dua faksi. Yaitu faksi Risma dan Wisnu, maka peluang terbesar akan diraih oleh Wisnu.

“Dalam konfercab PDIP Kota Surabaya pendukung Wisnu terbesar, sehingga memuluskan dirinya untuk mendapat tiket di Pilwali kota Surabaya semakin lebar,” imbuhnya.

[irp]

Terlebih lagi hadirnya sosok Bambang Wuryanto. Diterangkannya, ketua Bapilu DPP PDIP tersebut memiliki kedekatan dengan (alm) Sutjipto, yang merupakan ayah Wisnu Sakti Buana di partai berlambang kepala banteng moncong putih.

“Tentunya ini kesempatan Wisnu mengambil momentum untuk dapat dukungan di DPP maupun DPD PDIP,” tandasnya. (try/hen)

Editor :