Menurutnya, BUMD pertanian ini sangat efektif bagi kalangan para petani agar bisa petani bertambah sejahtera yang banyak di Lapangan, rugi karena permainan tengkulak.
"Kebiasaan para petani saat panen pertama memang dijual sendiri, tapi saat mulai panen ke dua, tiga, dan ke empat tidak, tapi jalur ke tenggulak, dan bagi petani sangat sedikit keuntungannya, berbanding jauh dengan keuntungan tengkulak, tapi jika sudah ada BUMD nantinya petani menjual hasil panennya ke Pemerintah, dan Pemerintah yang memasarkannya," papar Abdul Qodir yang sekaligus Ketua DPRD Gresik dihadapan puluhan Gapoktan yang hadir.
Lalu, apa lagi lanjut Qodir, pihaknya juga akan melaksanakan Perda tentang Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) yang akan memudahkan para petani proses pembebasan pajak serta subsidi pupuk.
"Nantinya, para petani segera daftar lahan pertanian berkelanjutan, nanti akan ada dilakukan pemotongan pajak, dan hibah pupuk organik," ujarnya. (hen)
Editor : Redaksi
Presiden Prabowo Anugerahi Satyalancana kepada 8 Punggawa PLN Atas Inovasi dan Bakti Sektor Energi
KLIKJATIM.Com | Jakarta – Sebanyak delapan insan terbaik dari PLN Group resmi menerima Tanda Kehormatan Satyalancana Pembangunan…
Kejari Kota Madiun Lelang 28 Handphone Rampasan Negara
Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Madiun menggelar penjualan langsung barang rampasan negara (lelang) 28 handphone (hp) berbagai merek, Kamis 7 Mei 2026. Barang-ba…
Satpol PP dan Bea Cukai Gresik Gagalkan Peredaran 5,87 Juta Batang Rokok Ilegal
KLIKJATIM.Com | Gresik — Tim gabungan Satpol PP Kabupaten Gresik bersama Bea Cukai Gresik berhasil menggagalkan peredaran jutaan batang rokok ilegal dalam o…
Tiga Pelaku Begal Dibekuk Satreskrim Polres Lumajang
Satreskrim Polres Lumajang Jawa Timur menangkap tiga terduga pelaku pencurian dengan kekerasan yang terjadi di Jembatan Jalan Lintas Selatan (JLS), Desa Wotgal…
Promo Kamar Amayzing, Staycation Nyaman di Hotel Santika Gresik
Hotel Santika Gresik menghadirkan promo kamar bertajuk Amayzing yang berlaku khusus selama bulan Mei 2026.…
Kelelawar Masuk Kontrakan, Empat Mahasiswi di Jember Panik dan Panggil Damkar
uasana santai empat mahasiswi penghuni rumah kontrakan di Jalan Nusa Indah Nomor 7 Gang Angker, Kelurahan Jemberlor, Kecamatan Patrang, mendadak berubah panik s…