klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Pipa PDAM Sering Bocor Terkena Alat Berat Proyek Jalan Raya, Pelanggan Kesulitan Air Bersih

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Pekerja memperbaiki pipa PDAM yang bocor di sekitar jalan raya Cerme. (Miftahul Faiz/Klikjatim.com)
Pekerja memperbaiki pipa PDAM yang bocor di sekitar jalan raya Cerme. (Miftahul Faiz/Klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Gresik - Ribuan pelanggan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Giri Tirta Gresik mengeluhkan matinya distribusi air bersih ke wilayah mereka. Bahkan, para pelanggan itu menyebut sebulan terakhir kesulitan air bersih.

[irp]

Berdasarkan penuturan seorang warga, Nur Afandi warga Perumahan Apsari Cerme menuturkan,  sudah sebulan lebih dirinya bersama warga di Cerme merasakan air PDAM mampet. Pihaknya telah berulangkali mengajukkan komplain ke PDAM namun belum ada solusi.

“Kemarin sempat mengalir tapi tidak lama mampet lagi,” kata dia.

Hal yang sama diungkapkan, Dianda Payogo warga Cerme Kidul Kecamatan Cerme, Dia mengaku air ke rumah-rumah sangat minim.

"Kami para warga memilih menampung air lebih dulu jika sewaktu-waktu dibutuhkan, dan hal ini menyulitkan kami apabila berlangsung cukup lama," ucapnya. Rabu (30/9/2020).

Menanggapi keluhan warga, Direktur PDAM Giri Tirta, Siti Aminatus Zariyah mengaku, berulangkali pipa PDAM Giri Tirta bocor akibat adanya proyek saluran di Jalan Raya Cerme. Hal ini menyebabkan terhentinya distribusi air hingga sebulan belakangan ini.

"Pipa di kawasan Cerme bocor lagi akibat terdesak alat berat (backhoe). Karena seringnya bocor akibat proyek itu, sudah berapa kali dan berapa titik yang terdampak. Sudah banyak dan sudah berulangkali,” ujarnya.

Risa (sapaan akrabnya) mengaku, sejak awal sudah ada petugas PDAM di lapangan untuk menegur dan mengawasi jalannya pengerukan jalan. Tapi, hal itu kerap tidak diperhatikan oleh para pekerja.

"Kena alat berat, langsung kita perbaiki. Beckhoe jalan lagi, dirusak lagi. Padahal sudah disampaikan oleh pengawas PDAM. Tapi tidak diperhatikan, dan terus kami usahakan perbaikan," tutur Risa dengan nada kesal. 

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Pemkab Gresik, Gunawan Setijadi belum memberikan tanggapan perihal kejadian ini. Dihubungi melalui telepon selulernya yang terdengar hanya nada dering tanpa ada jawaban. (bro)

Editor :