KLIKJATIM.Com I Jember - Pedagang dan pengunjung Pasar Kepatihan, Kecamatan Kaliwates, Jember geger. Hal itu menyusul adanya pedagang tempe yang meninggal mendadak saat menjaga lapak dagangannya, Minggu (27/9/2020).
[irp]
Para warga sempat panik dan tidak berani mendekat. Polisi yang datang ke lokasi melakukan olah TKP singkat, selanjutnya jenazah pria bernama Didik warga Kelurahan Kepatihan itu dibawa ke kamar mayat RSUD dr. Soebandi Jember untuk proses otopsi lanjutan.
“Benar tadi memang ada kejadian seorang pedagang tempe meninggal saat berdagang di Pasar Kepatihan,” kata Kapolsek Kaliwates Kompol Edy Sudarto, Minggu (27/9/2020).
Dijelaskan, kejadian bermula saat korban ke kamar mandi dan kembali ke dagangannya. Kemudian jatuh tergeletak dan kemungkinan kepala bagian belakangnya terbentur lantai, karena saat pemeriksaan awal diketahui ada memar.
"Tapi untuk memastikan kematiannya, Selanjutnya kami bawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan lanjutan,” tandasnya.
Kejadian meninggalnya pria tersebut diketahui terjadi sekitar pukul 05.45 WIB. Korban yang membuka lapak dagangannya di depan toko alat tulis kantor yang sedang tutup itu sempat membuat panik warga. Karena saat bersamaan, kondisi pasar sedang ramai dan di lokasi tersebut juga berada di sekitara tempat parkir pasar. (hen)
Editor : Abdus Syukur