KLIKJATIM.Com I Surabaya – Persebaya coret Yogjakarta sebagai kandang untuk mekoni lanjutan Liga 1 2020. Salah satu alasannya jarak antara Surabaya dan Yogja terlalu jauh. Energi pemain akan terkuras dalam perjalanan. Selain pertimbangan biaya dan lain sebagainya.
[irp]
Manajer manajer Candra Wahyudi memastikan kalkulasi biaya dipastikan merugi. Kedua ada potensi masalah kalau Persebaya berkandang jauh dari Surabaya, akan banyak kesulitan dihadapi.”Ribet juga secara penjadwalan, karena sudah ada tujuh tim di sana,” ungkap Candra Wahyudi, Jumat (24/09/20).
Stadion Gelora Delta, Sidoarjo sebenarnya menjadi kandidat utama yang dipilih Bajul Ijo sebagai kandang. Namun pengelola stadion yakni Pemkab Sidoarjo tidak mengizinkan pemakaian lantaran beberapa persoalan.
Tak beda dengan Chandra, pelatih Persebaya Aji Santoso mengatakan banyak faktor non teknis yang bakal dialami timnya andaikan berkandang di Yogjakarta. “Waktunya, riwa-riwi juga. Tapi kalau memang terpaksa kita tidak masalah,” kata Aji.
Manajemen Persebaya hingga saat ini terus berusaha mencari stadion yang bisa mereka pergunakan sesuai dengan kriteria mereka. Ada stadion setidaknya dekat dengan Surabaya.
Beberapa stadion yang masih sekitaran Surabaya dan Jawa Timur seperti Stadion Surajaya, Lamongan dan Stadion Brawijaya, Kediri juga dicoba manajemen.
Mereka juga meminta kepada operator Liga 1 yaitu PT LIB untuk meminta waktu selama satu minggu untuk mencari stadion definitif.
Seandainya nantinya Persebaya gagal, maka mereka meminta PT LIB untuk membantu mencarikan stadion kandang. Rencana ini sudah disampaikan pada saat manager meeting yang berlangsung di Bandung pada Senin (21/09/20). (rtn)
Editor : Redaksi