klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Tak Pakai Masker, Warga Sidoarjo Dihukum Ngaji di Kuburan

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy

KLIKJATIM.Com I Sidoarjo--Sebanyak 54 warga pelanggar protokol covid-19 di Kabupaten Sidoarjo dihukum ngaji di kuburan. Bukan kuburan biasa, namun kuburan yang korban covid-19.

[irp]

Ke 54 warga tesebut terjaring razia masker dan jam malam. Razia tersebut digelar oleh petugas gabungan Polisi, TNI, dan Satpol PP di tempat-tempat warkop dan kafe di tengah kota pada Jumat (4/9) malam.

Sekitar pukul 23. 00, para pelanggar tersebut diangkut truk menuju pemakaman Delta Praloyo Jalan Lingkar Timur. Dengan memakai rompi bertuliskan pelanggar protokol kesehatan, mereka ngaji bareng yang di pimpin oleh salah satu dari mereka.

Setelah usai membaca Yasin dan Tahlil pada pada jam 1.00 dini hari, mereka diharuskan duduk di samping pusara korban covid-19. Haris, salah satu pelanggar mengaku jera dengan hukuman ini. Bagi pemuda 16 tahun warga Desa Spande Sidoarjo ini, kuburan merupakan tempat menyeramkan. “Saya takut kuburan, apalagi ini korban virus. Saya tidak akan mengulanginya lagi,” janji Haris.

“Ini merupakan bentuk hukuman bagi mereka yang masih ndablek tidak mau mematuhi aturan protokol kesehatan. Kedisiplinan warga masih kurang, terutama  tidak menggunakan masker dan melanggar jam malam,” terang Kapolresta Sidoarjo Kombespol Sumardji, Sabtu (5/9/2020).

Sumardji menambahkan, sejatinya pihaknya telah sering melakukan razia seperti ini, dan mereka yang terjaring diberikan sanksi sosial. Namun masih banyak warga yang bandel.

Menurut Sumardji, saat ini vaksin terhebat untuk menghambat penyebaran covid-19 adalah dengan memakai masker, jaga jarak dan rajin mencuci tangan. “Memakai masker merupakan tanggung jawab individu dan sosial. Maskerku melindungimu. Maskermu melindungiku,” imbuh COO Bhayangkara FC ini. (mkr)

Editor :