KLIKJATIM.Com | Bojonegoro - Puluhan warga yang tergabung dalam Forum Kedaulatan Masyarakat Bojonegoro (FKMB) menggelar unjuk rasa ke Kantor Bupati Bojonegoro, Kamis (6/8/2020). Dalam aksi damai ini ada tiga tuntutan yang disampaikan.
[irp]
Antara lainnya mencopot 3 pejabat di lingkungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang sudah diperiksa Kejaksaan Agung (Kejagung), dalam kasus dugaan permainan proyek APBD Bojonegoro tahun 2019. "Agar Iebih mudah aparat penegak hukum melakuakan pemeriksaan," lanjut Ketua FKMB, Edy Susilo.
Selain itu, pihaknya juga meminta agar Kepala Desa Gondang, Kecamatan Gondang diperiksa dalam kasus dugaan pungutan dan penyelewengan bantuan pangan non tunai (BPNT). Yang terakhir, FKMB menolak keras adanya rapat umum pemegang saham (RUPS) antara PT Surya Energi Raya (SER) dan PT Asri Dharma Sejahtera (ADS) terkait Blok Cepu.
[irp]
Selanjutnya, massa aksi ditemui oleh Sekda Bojonegoro, Nurul Azizah di depan gedung Pemkab Bojonegoro. Dijelaskan Azizah, untuk mencopot jabatan di OPD tidak gampang karena ada mekanisme.
"Untuk RUPS oleh PT SER dan PT ADS sudah disepakati," tadasnya.
Dari pantauan di lapangan, kurang lebih 20 menit setelah itu massa akhirnya membubarkan diri. Dari pihak demonstran pun tidak ada tanggapan lagi. (nul)
Editor : M Nur Afifullah