klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Wadul ke DPRD, Warga Kembangan Minta Penambahan Jumlah TPS

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Warga Desa Kembangan saat keluar dari ruang pimpinan DPRD Gresik. (Koinul Mistono/klikjatim.com)
Warga Desa Kembangan saat keluar dari ruang pimpinan DPRD Gresik. (Koinul Mistono/klikjatim.com)

KLIKJATIM.com | Gresik - Perwakilan warga Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, rame-rame mendatangi kantor DPRD setempat di Jalan Wakhid Hasyim, Rabu (24/7/2019).

Tujuan kedatangan mereka meminta penambahan jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di wilayahnya.

Alasan permintaan ini untuk mendorong tingkat partisipasi masyarakat dalam menggunakan hak suaranya. Jika TPS hanya tersedia satu, warga khawatir banyak pemilih yang enggan mencoblos.

[irp]

Agus, perwakilan warga mengatakan, jumlah warga Kembangan sekitar 6.756 orang. Maka, dengan jumlah yang sangat banyak itu dikhawatirkan tidak bisa terlayani maksimal.

"Pada waktu pileg saja maksimal 300 orang satu TPS, dan ini (Pilkades) nanti sampai 6 ribu orang lebih," ujarnya.

Hari Subagyo, warga Perumahan Graha Bunder Asri (GBA) menambahkan, mengacu pilkades sebelumnya banyak warga di perumahan setempat tidak ikut mencoblos. Sebab terlalu lama mengantri di TPS.

"Makanya kami berharap agar ada tambahan TPS," tuturnya.

[irp]

Menurut dia, dua tempat yang perlu ada TPS adalah Perumahan GBA dan Perumahan ABR. Karena selain jumlah pemilihnya cukup banyak, juga lokasinya jauh.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Gresik, Mohammad Syafi' AM mengaku, akan menindaklanjuti aspirasi warga. "Pasti akan kami tindaklanjuti dengan segera," katanya, usai menemui perwakilan warga.

Adapun ketentuan jumlah TPS sebenarnya bisa menyesuaikan kebutuhan banyaknya warga. Intinya, jangan sampai karena persoalan TPS warga tidak bisa memilih. (nul/roh)

Editor :