KLIKJATIM.Com | Jember –Pengamat politik Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Solo, Agus Riewanto berpandangan serangan kepada Bupati Jember Faida menjelang pilkada merupakan hal yang biasa. Apalagi Faida berani maju sebagai kandidat melalui jalur perseorangan.
Setelah berbagai kasus hukum, Faida kini diserang lewat hak menyatakan pendapat (HMP) di DPRD Jember terkait masalah pelanggaran sumpah atau janji jabatan dan pelanggaran peraturan perundang-undangan. Sehingga tak pelak, masalah ini dinilai menjadi isu politik.
[irp]
"Kami membaca ini ada kecemburuan politik, karena petahana bupati maju lagi pilkada dan beberapa hasil survei menunjukkan dia potensial menang karena elektabilitasnya tinggi. Jadi kecemburuan partai di parlemen tidak diajak berkoalisi, malah memilih jalur perseorangan," katanya saat dihubungi via telepon seluler, Sabtu (25/7/2020).
[irp]
Dukungan publik kepada Bupati Faida semakin menguat, karena sikapnya yang teguh pendirian dan penuh konsekuen. Topik dan isu-isu seperti bupati gagal total yang dihembuskan untuk menyerangnya tidak cukup kuat menjatuhkan citra Faida. Bahkan dukungan publik terhadapnya tidak berkurang, malah cenderung bertambah.
Banyaknya serangan politik dinilai Agus Riewanto tidak akan menurunkan elektabiltas Faida dalam Pilkada 9 Desember nanti. Sebab, Faida kini menjadi brand politik kekinian karena berani maju lewat jalur independen. Elektabilitasnya sudah kuat, sehingga tidak perlu lagi maju lewat parpol. Faida dengan rakyat sudah menyatu.
"Menurut kami nggak masalah ya, karena ruang demokrasi terbuka untuk itu. Jadi ada dua dalam pencalonan itu, lewat parpol atau perseorangan. Kalau melalui jalur perseorangan tidak masalah. Itu yang nggak cermat partai, kenapa tidak meminang atau memberi kesempatan incumbent, berkomunikasi sehingga pencalonannya melalui jalur partai politik, nggak bisa dikatakan kesalahan Faida, itu hak dia mencalonkan melalui apa," pungkasnya. (bro)
Editor : Abdus Syukur
Wali Kota Eri Cahyadi Tegas Tertibkan Pengelolaan Sampah Ilegal di Keputih, Surabaya
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan pemerintah kota akan menindak aktivitas pengelolaan sampah yang tidak memenuhi ketentuan.…
Korban Ledakan SPPG Mojokerto Meninggal Setelah 7 Hari Dirawat
Korban Ledakan SPPG Mojokerto Meninggal Setelah 7 Hari Dirawat, Luka Bakar Capai 90 Persen…
Tiga Tahun Berturut-turut, Komitmen Kepatuhan Pajak TPS Kembali Raih Apresiasi Pemkot Surabaya
KLIKJATIM.Com | Surabaya – PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS), anak perusahaan dari Pelindo Terminal Petikemas (PTP), kembali mengukuhkan…
Rayakan HUT Ke-81 RI, Patra Logistik Perkuat Literasi Energi bagi 109 Siswa di Madiun
KLIKJATIM.Com | Madiun – Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia diwarnai aksi edukatif oleh PT Patra Logistik…
Pelindo dan BNN Jatim Perkuat Edukasi Pelajar untuk Cegah Penyalahgunaan Narkoba
KLIKJATIM.Com | Surabaya – PT Pelindo Terminal Petikemas (PTP) bersama Pelindo Regional 3 dan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jawa Timur memperkuat u…
Sebanyak 90 Regu Gerak Jalan SD/MI Semangat Meriahkan HUT ke-81 RI di Lamongan
KLIKJATIM.Com | Lamongan – Sebanyak 90 regu pelajar tingkat SD/MI se-Kabupaten Lamongan tampil kompak memeriahkan lomba gerak jalan dalam rangka memperingati…