klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Pelindo dan BNN Jatim Perkuat Edukasi Pelajar untuk Cegah Penyalahgunaan Narkoba

avatar Abdul Aziz Qomar
  • URL berhasil dicopy
Petugas BNN Jawa Timur menyampaikan bahaya narkoba kepada pelajar di SMAN 8 Surabaya. Kegiatan ini digelar Pelindo Terminal Petikemas (PTP) bersama Pelindo Regional 3 dan Badan Narkotika Nasional.(KJ)
Petugas BNN Jawa Timur menyampaikan bahaya narkoba kepada pelajar di SMAN 8 Surabaya. Kegiatan ini digelar Pelindo Terminal Petikemas (PTP) bersama Pelindo Regional 3 dan Badan Narkotika Nasional.(KJ)

KLIKJATIM.Com | Surabaya – PT Pelindo Terminal Petikemas (PTP) bersama Pelindo Regional 3 dan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jawa Timur memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar melalui edukasi di sekolah.

Kegiatan bertajuk “Sekolah Merdeka Tanpa Narkoba, Bersama Sobat Ananda Bersinar” tersebut digelar di SMAN 8 Surabaya, Kamis (20/8/2026), dan diikuti sekitar 100 pelajar.

Sosialisasi ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pelindo dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Program serupa juga akan dilaksanakan di sekolah lainnya dengan target total penerima manfaat mencapai 200 pelajar.

Corporate Secretary PT Pelindo Terminal Petikemas, Widyaswendra, mengatakan edukasi tersebut menjadi bagian dari kepedulian perusahaan terhadap pembentukan generasi muda yang sehat, produktif, dan memiliki ketahanan terhadap ancaman narkoba.

“Semangat kemerdekaan kami maknai dengan kontribusi nyata untuk menyiapkan generasi penerus yang sehat dan memiliki masa depan yang baik. Melalui edukasi ini, kami ingin para pelajar memahami risiko penyalahgunaan narkoba sekaligus memiliki keberanian untuk menolaknya,” ujarnya.

Menurut Widyaswendra, pencegahan penyalahgunaan narkoba membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Kolaborasi antara dunia usaha, BNN, sekolah, dan masyarakat dinilai dapat membuat edukasi lebih efektif sekaligus memperluas jangkauannya.

Ia berharap para siswa tidak hanya menerima informasi, tetapi juga dapat meneruskan pengetahuan tersebut kepada teman, keluarga, dan lingkungan di sekitarnya.

Ketua Tim Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNN Provinsi Jawa Timur, Hari Prianto, mengatakan masa SMA merupakan periode penting bagi pembentukan karakter, pola pikir, serta kemampuan siswa dalam mengambil keputusan.

Karena itu, edukasi mengenai bahaya narkoba perlu diberikan sejak dini agar pelajar mampu mengenali risiko dan tidak mudah terpengaruh untuk mencoba maupun menyalahgunakan narkotika.

Hari menambahkan, ancaman narkotika saat ini terus berkembang. Pelajar tidak hanya perlu mengenali jenis narkotika yang sudah umum diketahui, tetapi juga memahami keberadaan New Psychoactive Substances (NPS) serta berbagai modus baru yang menyasar generasi muda.

“Pencegahan bukan hanya tentang mengetahui bahwa narkoba berbahaya, tetapi juga membangun ketahanan diri, keberanian untuk mengatakan tidak, serta kemampuan menciptakan lingkungan pergaulan yang sehat,” katanya.

BNN Provinsi Jawa Timur juga mengapresiasi keterlibatan Pelindo dalam mendukung upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

Sinergi antara pemerintah, lembaga pendidikan, masyarakat, dan dunia usaha dinilai penting untuk memperluas edukasi serta membangun lingkungan yang semakin kuat dalam mencegah penyalahgunaan narkoba.

Kepala SMAN 8 Surabaya, Asmali, turut mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, sosialisasi memberikan tambahan wawasan kepada siswa mengenai bahaya narkoba sekaligus cara menghadapi berbagai modus yang berkembang.

“Para siswa mendapatkan pemahaman mengenai bahaya narkoba serta cara melindungi diri dan orang-orang di sekitarnya. Harapannya, mereka memiliki keberanian dan ketegasan untuk mengatakan tidak pada narkoba,” ungkapnya.

Salah satu peserta, Maria Angel Purne, mengaku mendapatkan sejumlah informasi baru dari kegiatan tersebut. Menurutnya, materi yang diberikan membuat para siswa lebih waspada terhadap ancaman penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja.

“Informasi ini sangat penting dan sebelumnya belum banyak kami ketahui. Materinya juga disampaikan dengan menarik dan mudah dipahami. Kami berharap informasi yang kami dapatkan bisa diteruskan kepada teman-teman agar semakin banyak pelajar yang memahami dan terhindar dari bahaya narkoba,” ujarnya.

Melalui kegiatan tersebut, Pelindo dan BNN Jawa Timur berharap pelajar tidak berhenti pada pemahaman mengenai bahaya narkoba.

Mereka juga diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang turut mengajak teman, keluarga, dan lingkungan sekitar untuk membangun generasi muda yang sehat serta bebas dari penyalahgunaan narkoba.

Editor :