KLIKJATIM.Com | Surabaya — Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada dua atlet angkat besi (lifter) asal Jawa Timur, Rahmat Erwin Abdullah dan Luluk Diana Tri Wijayana. Kedua atlet tersebut sukses menyumbangkan medali emas dan perunggu untuk Kontingen Indonesia pada ajang Asian Games 2026 di Jepang.
Apresiasi tersebut disampaikan langsung oleh Gubernur Khofifah melalui sambungan panggilan video dari Gedung Negara Grahadi, Surabaya, pada Senin (28/9/2026).
Dalam suasana percakapan yang penuh rasa bangga dan kehangatan, Gubernur Khofifah mengungkapkan rasa syukur atas capaian gemilang Rahmat dan Luluk yang telah membawa harum nama Indonesia serta Jawa Timur di panggung olahraga Asia.
"Alhamdulillah warga bangsa semua bahagia dan bangga, apalagi Rahmat membawa nama Jawa Timur juga. Terima kasih ya Rahmat. Jawa Timur ini mendapatkan penghormatan yang luar biasa," ucap Gubernur Khofifah.
Bertanding di Nagoya City Trade and Industry Center, Jepang, Rahmat Erwin Abdullah yang turun di Kelas 75 kg putra berhasil menyabet medali emas usai mencatatkan total angkatan 366 kilogram (160 kg snatch dan 206 kg clean and jerk). Capaian Rahmat tersebut berhasil mengungguli lifter Thailand, Weeraphon Wichuma, yang membukukan total angkatan 365 kilogram.
Gubernur Khofifah mendoakan agar raihan emas di Asian Games 2026 ini menjadi batu pijakan Rahmat menuju prestasi yang lebih tinggi di kancah internasional.
"Mudah-mudahan terus berkembang dan sukses sampai Olimpiade juga dapat emas ya Rahmat," kata Khofifah.
Sementara itu, apresiasi dan dorongan semangat serupa juga diberikan kepada Luluk Diana Tri Wijayana. Lifter putri asal Pacitan yang bertanding di nomor 49 kg putri ini berhasil membawa pulang medali perunggu usai mengumpulkan total angkatan 191 kg (88 kg snatch dan 103 kg clean and jerk).
Di tengah perbincangan, Gubernur Khofifah sempat menanyakan rencana kepulangan para atlet dan tim pelatih ke Jawa Timur untuk mengagendakan acara penyambutan resmi di Gedung Negara Grahadi. Kendati demikian, Khofifah memahami dan memaklumi kedisiplinan serta padatnya jadwal latihan para atlet profesional.
"Kami nanti akan menyesuaikan, biar pelatih yang mengatur jadwal kalau dimungkinkan bisa ke Jawa Timur pada 1 Oktober bertepatan dengan Hari Kesaktian Pancasila. Pokoknya sehat, sekali lagi selamat, semangat, dan terus sukses Mas Rahmat dan Mbak Luluk," tuturnya.
Turut mendampingi Gubernur Khofifah, Ketua KONI Jawa Timur M. Nabil mengapresiasi perhatian dan komitmen Pemprov Jatim terhadap para atlet daerah yang berlaga di kancah internasional.
"Saya mendefinisikannya bahwa negara hadir atas prestasi-prestasi anak-bangsa khususnya yang dari Jawa Timur. Terima kasih atas responsivitas dan kepekaan Ibu Gubernur," ujar M. Nabil.
Selain Rahmat dan Luluk, sejumlah atlet asal Jawa Timur lainnya juga tercatat sukses menorehkan prestasi di ajang Asian Games 2026, di antaranya Ihram (Canoe-rowing), Seraf Naro Siregar (Wushu), Febriana Dwipuji Kusuma (Bulutangkis), Feri Yudoyono (Balap Sepeda), dan Syaiful Rijal (Sepak Takraw). Capaian ini semakin mempertegas posisi Jawa Timur sebagai basis pencetak atlet berkelas dunia.
Editor : Fatih