KLIKJATIM.Com | Surabaya — Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menerima audiensi dari jajaran PT Wiraraja Madura Internasional yang memboyong delegasi investor asal Dubai dan Tiongkok di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jumat (11/9/2026).
Pertemuan ini membahas kepastian rencana pengembangan Kawasan Industri Bangkalan di Pulau Madura yang dijadwalkan mulai mengawali fase konstruksi pada awal 2027.
Audiensi tersebut dihadiri langsung oleh Presiden Direktur PT Wiraraja Madura Internasional, Akhmad Ma’ruf Maulana. Dari jajaran investor Dubai, hadir Wakil Presiden Bidang Infrastruktur Odeh Asalem Automation Systems (ODASCO LLC) Yahia Odeh Al Salem beserta jajaran direksi.
Sementara itu, delegasi Tiongkok diwakili Pendiri Platform Home Easy Renovation Lu Shaojie serta Direktur Yongyun Municipal Engineering Co., Ltd Dai Xingwang.
Dalam pertemuan itu, Gubernur Khofifah menyampaikan apresiasi atas respons cepat para investor yang mempercepat realisasi investasi pascapenandatanganan nota kesepahaman (MoU) pada awal Agustus lalu. Pemprov Jawa Timur berkomitmen memberikan pengawalan penuh serta dukungan regulasi guna mengakselerasi proyek strategis tersebut.
“Dari Wiraraja Madura menyiapkan untuk bisa langsung membangun di awal tahun 2027, hanya beberapa bulan setelah penandatanganan sejumlah nota kesepahaman awal Agustus lalu. Ini memperlihatkan komitmen untuk memperkuat ekonomi Indonesia dengan mitra-mitra dari negara tetangga,” ujar Khofifah di Surabaya.
Ia menambahkan, pihak Pemprov Jatim siap memfasilitasi kebutuhan percepatan perizinan serta penyesuaian revisi regulasi yang diperlukan agar operasional pembangunan dapat berjalan sesuai jadwal.
Pada kesempatan yang sama, Presiden Direktur PT Wiraraja Madura Internasional, Akhmad Ma’ruf Maulana, memaparkan bahwa kawasan industri di Bangkalan tersebut dirancang untuk menopang pelbagai sektor manufaktur, logistik, hingga energi hijau terbarukan. Komoditas utama yang diproyeksikan masuk dalam zona industri ini mencakup bioetanol, furnitur, tekstil, hingga manufaktur panel surya.
“Maka, wilayah industri ini merupakan objek vital dan butuh kerja sama semua pihak untuk menyukseskannya. Saya terima kasih sekali kepada Bu Gubernur yang senantiasa mendukung kami sehingga saya yakin pembangunannya dapat diakselerasi,” kata Ma’ruf.
Kehadiran kawasan industri ini diharapkan mampu menyerap tenaga kerja lokal dalam jumlah besar sekaligus menjadi mesin penggerak ekonomi baru bagi wilayah Madura dan Jawa Timur secara berkelanjutan.
Editor : Fatih